Mudlogging services adalah salah satu service di lokasi rig yang unitnya biasanya dilengkapi dengan suatu portable laboratory, yang bertugas untuk: mengambil sampel serbuk bor dan menganalisanya (jenis formasi batuan atau lithology, ada hydrocarbon atau tidak, dsb), mengamati dan mengukur kadar gas (dengan alat chromatograph) yang terkandung / terbawa di dalam lumpur pengeboran, mencatat semua parameter pengeboran (weight on bit, RPM, pump flow rate, hook load, hole volume, annulus volume, pit volume, mud weight, pore pressure, dsb). Data parameter pengeboran ini sangat penting bagi Company Man, drilling engineer, geologist dsb karena data2 tsb ‘berbicara’ tentang apa yang ada atau apa yang sedang terjadi di sumur tsb.

Pembahasan – Harry Eddyarso

Apa itu mudlogging services?

Mudlogging services adalah salah satu service di lokasi rig yang unitnya biasanya dilengkapi dengan suatu portable laboratory, yang bertugas untuk:

a. mengambil sampel serbuk bor dan menganalisanya (jenis formasi batuan atau lithology, ada hydrocarbon apa enggak, dsb)

b. mengamati dan mengukur kadar gas (dengan alat chromatograph) yang terkandung / terbawa di dalam lumpur pengeboran

c. mencatat semua parameter pengeboran (weight on bit, RPM, pump flow rate, hook load, hole volume, annulus volume, pit volume, mud weight, pore pressure, dsb). Data parameter pengeboran ini sangat penting bagi Company Man, drilling engineer, geologist dsb karena data2 tsb ‘berbicara’ tentang apa yang ada atau apa yang sedang terjadi di sumur tsb.

d. dalam situasi sumur yang sedang bertingkah aneh2, biasanya mudlogger akan mengetahuinya terlebih dahulu melalui warning dari instrumen2 yang ada di mudlogging unit tsb. Setelah itu biasanya mudlogger akan contact driller di rig floor atau mud engineer atau pihak2 yang relevan lainnya, dsb untuk memverifikasi tentang apa yang mungkin sedang terjadi (loss, kick atau hole problem lainnya).

e. membuat mudlog report.. –> ini output (mainly) dari mudlogging services.

f. dsb

Jadi, seorang mudlogger adalah ‘mata’ kita selama proses pengeboran di drilling site. Pengamatan dan report dari mudlogger tsb akan diverifikasi lagi kemudian pada saat itu melakukan wireline logging.

Emergency Response Plan System (ERP):

Mudlogger juga berfungsi sebagai ‘early warning’ system bila akan terjadi kondisi2 yang berpotensi mendatangkan problem di sumur pengeboran tsb. Bisa dibayangkan kalo mudloggernya ngalamun atau tidak melaporkan gejala2 kick (misalnya), akan bisa berakibat fatal karena penanganan yang terlambat.

OK Bung Athur, semoga ini semua menjawab pertanyaan anda (tentang output mudlogging unit, job desc mudlogger dan scope of services mereka).

Note:

Saya lagi nge-draft jawaban pertanyaannya Bung Nico (Trisakti) tentang horizontal drilling. Sabar yaa…. (aku lagi sibuk ngejar setoran nih…) 🙂

Tanggapan 1 – athur queen

Terima kasih pak buat penjelasannya.

Saya penasaran nih, kenapa parameter drilling harus dicatat seorang mudlogger? Bukankah itu scope kerjanya drilling engineer?

Bukankah scope kerja mudlogger hanya sebatas yang berhubungan dengan drilling mud?
Klo deskripsi lithologi berdasarkan cutting juga dikerjakan oleh mud engineer, trus kerjaannya Wellsite Geologist apa donk pak?
Mohon bantuannya.
Terima kasih.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Mei 2007 dapat dilihat dalam file berikut: