Select Page

Driller adalah orang yang memegang kontrol alat2 bor di rig floor. Laksana ‘pilot’ di pesawat atau ‘supir’ di mobil, driller bertanggung jawab terhadap pengawasan sepenuhnya semua aktifitas di rig floor. Di tangannya driller memegang ‘brake’ yang mengendalikan sistem pengeboran di rig. Di depan matanya terbentang drilling console yang berisi berbagai instrumen pengeboran (WOB, RPM, Pump Pressure, Torsi, Hook Load, dsb). Sedangkan Drilling engineer adalah orang yang membuat well plan berdasarkan data2 seismic, geology dan data2 dari offset wells. Productnya adalah berupa well plan, drilling program dan prosedur, yang nantinya (setelah di approved oleh management atau pihak yang berwenang) akan digunakan oleh Company Man (Drilling Supervisor) di rig untuk melaksanakan drilling project tsb.

Tanya – dominico setyanto

Pak Harry,

Sebenarnya apa perbedaan driller dengan drilling engineer? apakah driller itu orang2 yang kerja di floor sedangkan drill.engineer itu di kantor?

Seberapa penting sertifikasi pemboran di dunia perminyakan?

Tanggapan 1 – RHE:

* Driller adalah orang yang memegang kontrol alat2 bor di rig floor. Laksana ‘pilot’ di pesawat atau ‘supir’ di mobil, driller bertanggung jawab terhadap pengawasan sepenuhnya semua aktifitas di rig floor. Di tangannya driller memegang ‘brake’ yang mengendalikan sistem pengeboran di rig. Di depan matanya terbentang drilling console yang berisi berbagai instrumen pengeboran (WOB, RPM, Pump Pressure, Torsi, Hook Load, dsb). Selain itu, driller juga harus mengawasi setiap pergerakan dan aktifitas orang2 di sekitarnya. Sebab bila tidak, bisa berakibat fatal bagi orang lain, atau dirinya sendiri dan atau operasi pengeboran secara keseluruhan. Oleh sebab itu, untuk menjadi driller di sebuah rig, adalah wajib hukumnya bagi seorang driller untuk memiliki sertifikat resmi (lihat posting saya tertanggal 24 Oktober di bawah ini). Karier seorang driller bisa dimulai dari bawah: selain pendidikan formal di sekolah (minimum SMA), dia bisa juga begerak dari floorman, terus derrick-man/ pump-man, assisten driller dan akhirnya menjadi driller. Tentu untuk setiap tingkatan harus diisi dengan pelatihan2 khusus sebagai tambahan.

* Drilling engineer adalah orang yang membuat well plan berdasarkan data2 seismic, geology dan data2 dari offset wells. Productnya adalah berupa well plan, drilling program dan prosedur, yang nantinya (setelah di approved oleh management atau pihak yang berwenang) akan digunakan oleh Company Man (Drilling Supervisor) di rig untuk melaksanakan drilling project tsb. Drilling engineer merupakan penasehat Company Man terutama dalam hal2 yang berhubungan dengan perhitungan2 engineering, apalagi kalau well plan tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya di lapangan. Drilling engineer umumnya memiliki latar belakang engineering (akademis), seperti teknik mesin, perminyakan, elektro, teknik kimia, teknik sipil, dsb. Drilling engineer umumnya di kantor, dan sekali2 berkunjung ke rig (as required).

Karier seorang drilling supervisor (Company Man) di rig bisa dari jalur driller –> toolpusher –> rig superintendent –> Company Man, atau bisa juga dari jenjang karier drilling engineer ke Company Man. Kedua jalur tsb tentu perlu melalui pelatihan2 tertentu di drilling business, di antaranya harus lulus dari Well Control course yang diadakan oleh institusi yang diakui (yang ini wajib atau mandatory).

Tanggapan selengkapnya mengenai Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat selengkapnya dalam file berikut :

Share This