Select Page

Korea Gas Corp. (Kogas) berencana akan menambah 72% kapasitas penyimpanan LNGnya pada 5 tahun mendatang untuk memenuhi peningkatan permintaan Korea Selatan untuk gas dan untuk menampung seasonal fluctuation dalam pemakaian.

Korea Gas Corp. (Kogas) berencana akan menambah 72% kapasitas penyimpanan LNGnya pada 5 tahun mendatang untuk memenuhi peningkatan permintaan Korea Selatan untuk gas dan untuk menampung seasonal fluctuation dalam pemakaian.

Perusahaan akan mendirikan 20 tank penampungan pada 2012, membagi antara tiga terminal LNG—Incheon, Pyeongtaek, dan Tongyoung.

Terminal sekarang ini memuat total 40 tanki penyimpanan dengan total kapasitas 5.17 juta cu m. Tanki baru akan menyediakan 3.7 million cu m penambahan kapasitas penyimpanan LNG, cukup untuk 42 hari penggunaan di pemukiman, kata perusahaan.

Tiga tanki akan ditambah pada 2008, tiga pada 2009, lima pada 2010, enam pada 2011, dan tiga pada 2012. Tanki besar 200,000 cu m akan diutamakan dalam program, kata Kogas.

Kogas mengatakan bahwa akan mempertimbangkan pembangunan dari keempat terminal LNG setelah 2012.

Korea Selatan, sepenuhnya mengandalkan pada impor LNG untuk suplai gasnya, dan pembeli LNG terbesar kedua setelah Jepang. Kogas mengimport 24.27 juta ton LNG pada tahun 2006, naik 8.6% daripada tahun 2005. Konsumsi gas negara diharapkan akan meningkat dengan paling sedikit 50% pada dekade berikutnya, dan Kogas menambah barisan suplai LNG dari Russia, Indonesia, Qatar, Yemen, dan suplier lainnya.

Dua pertiga dari pemakaian gas negara terjadi selama bulan-bulan musim dingin, dan Kogas mengatakan bahwa mereka menetapkan muatan barter LNG dengan keperluannya di Jepang dan Taiwan untuk menurunkan kekurangan pada Desember – Maret. Perusahaan juga telah membentuk 50-50 joint venture senilai 10 juta dolar dengan Oman untuk menyediakan Korea dengan menambah LNG dalam hal ini dari gangguan penyuplaian pada musim dingin. Tank penampungan juga menyediakan buffer stock pada waktu masa perimintaan meningkat.

Sumber: www.ogj.com

Share This