Perusahaan perdagangan Malaysia, Ben Rautin Sdn. Bhd. merencanakan akan mengembangkan cluster oil tank farm dan pelabuhan di Lufeng, China, sebagai bagian dari wider project untuk membangun pusat petroleum bagi wilayahnya.

Penulis : Eric Watkins

Perusahaan perdagangan Malaysia, Ben Rautin Sdn. Bhd. merencanakan akan mengembangkan cluster oil tank farm dan pelabuhan di Lufeng, China, sebagai bagian dari wider project untuk membangun pusat petroleum bagi wilayahnya.

Managing director Ben Rautin, Ismail Rautin Ibrahim mengatakan pabrik yang terletak 30-sq-km di Lufeng itu rencananya akan mengembangkan kedalam pusat petroleum untuk bagian selatan China. Pengembangan akan terdiri dari industrial park, township, tank farms, dan pelabuhan.

Ben Rautin yang bekerjasama dengan Beijing Petroleum Design Institute menetapkan syarat kapasitas penampungan dan biaya konstruksi, kata Ismail.

Ben Rautin juga berencana akan membangun empat tank penampungan untuk produk petroleum di pelabuhan Huizhou, antara Lufeng dan Shenzhen di bagian selatan China. Perjanjian memulai pembangunan tidak disebutkan.

Sementara itu, Ben Rautin akan mendiskusikan penyaluran dan pembiayaan minyak untuk dua project dengan investor dari Middle East, yang ditetapkan di Malaysia bulan depan. Ismail tidak menyebutkan nama investor ataupun negaranya.

Untuk memotong biaya transportasi, Ismail mengatakan, Ben Rautin harus menggunakan 7 milyar dolar transpeninsular oil pipeline yang diusulkan sebagai bagian dari supply chain transporting crude dari Timur Tengah ke China industrial park.

Bulan lalu, Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi mengatakan Malaysia akan memeriksa dampak lingkungan dan biaya multibillion dollar oil pipeline sebelum menyetujui project.

Selekasnya Ranhill Engineers & Constructors memperoleh kontrak untuk design, engineering, procurement, construction, dan menguji 320-km barat-timur oil pipeline melintasi Malaysia.

Sumber: www.ogj.com