Select Page

Residual force (biasanya tension) normal terjadi selama proses pipelay. Gaya tarik yg diberikan oleh tensioner berkurang disepanjang segment pipa (overbend, sagbend, TDP, dst) akibat kombinasi berbagai gaya lainnya (weight, friction, dll). Residual force beyond the TDP yg negative bisa saja terjadi akibat gaya tarik yang terlalu kecil dari tensioner, sehingga pipeline sections disepanjang sagbend dan oberbend cenderung memberikan gaya tekan (compression) pada pipeline sections dibawahnya (TDP).

Pembahasan – Dadang Purwanto

Dear Rekans,

Few weeks ago I performed a static pipelay analysis for a 52in pipeline in shallow water during shore pull. The software I utilized was EMC Pipe, which is a Saipem’s in house finite element software for pipelay analysis. Result of analysis shows that when I set the barge tension as 15te I get a residual (bottom) tension about -12te (minus 12te). Stress and strain values of the line whether at overbend or sagbend are still very nice below the acceptable limit based on the DNV 1981 criterion.

We applied these results during the installation and we successfully laid the whole line. However, what I’m still confusing about is that the logical/rational meaning of the -12te residual (bottom) tension during the shorepull process. Does anyone know what this minus tension mean is?

Thanks for your kind attention & sharing.

Tanggapan 1 – Amal Ashardian

Tanda tension minus itu semestinya pipa dalam kondisi tertekan (compression).

Kalau boleh tahu WD berapa pak, kalau very shallow water (shore area) biasanya dalam analysis meski ngga dikasih tension di tensioner pipanya. sebagai simple beam dan stress yang terjadi seperti simple support beam.

Compression terjadi karena jatuhnya pipa ditahan oleh bagian bawah (touch down point), tensioner tarikannya kurang besar. Kalau lautnya lebih dalam pipanya pasti jatuh, kebetulan ini di daerah dangkal jadi pipa waktu di lay system nya menjadi simple support beam.

Tanggapan 2 – Dadang Purwanto

Setuju Pak, kalo secara mechanical negative tension memang berarti compression. Cuma sempat juga sih kepikiran kalo negative tension itu artinya pipanya turun atau meluncur dari tensioner..hehe. Jd, wkt itu sy sempat ngeri jg kalo2 nantinya itu pipa jadi meluncur ke dasar laut.

Karena ini msh shore approach, kedalamannya hanya sekitar 18m LAT atau 24m HAT. Wall thickness 1in, dan CWC sekitar 5in.

Thanks buat masukannya Pak Amal.

Tanggapan selengkapnya dari Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia Bulan Juni 2007 dapat dilihat dalam file berikut:

Share This