Select Page

Air kemasan tidak boleh terkena matahari langsung dalam waktu yang lama,bukan karena faktor airnya tapi karena bahan untuk botolnya adalah terbuat dari PET (Polyethylene Terephthalate). Polimer jenis ini bila terkena matahari langsung dalam waktu lama akan bereaksi tapi hasil reaksinya ini berbahaya karena larut dalam air minumnya. Hasil reaksinya bisa dilihat, kalau botol kemasan terkena matahari lama2 akan mulai buram.

Tanya – rudy-subagio

Dear Rekans,

Mohon pencerahannya, mengapa air minum kemasan plastik (aqua dan sejenisnya) pada labelnya menyebutkan :

‘ ……. hindarkan dari sinar matahari langsung … ‘

Mengapa tidak boleh kena matahari langsung ? apakah karena kemasan plastiknya bisa bereaksi / terurai oleh sinar matahari ataukah air didalamnya yang tidak boleh kena sinar matahari ?
Berapa lama sebenarnya batas expired dan apa pertimbangannya ?
Sekarang ini ada beredar air minum sejenis aqua, tetapi mereka menyatakan bahwa kandungan mineralnya hampir nol dan konon katanya air ini berkashiat untuk terapi kesehatan, apakah klaim mereka bisa dipercaya ?
dan apakah proses pembuatannya tidak / sama dengan air mineral biasa (aqua ..) ?

Tanggapan 1 – Saiful, Erwan

Selamat pagi,

Saya rasa hal ini bisa dilihat dari ‘apa dan bagaimana’ seputar air mineral dalam kemasan. Ini ‘mungkin’ berlaku juga bagi produk-produk lain sejenis.

Sifat fisika dari kemasan tersebut yang perlu diketahui terutama efek dari pemanasan langsung. Apakah pemanasan langsung sinar matahari ‘direct expose’ dapat menimbulkan reaksi antara material kemasan dan air? Concerns ini sejenis dengan penyimpanan makanan panas dalam wadah steryfoam yang mudah bereaksi (meleleh) pada temperatur yang tidak terlalu tinggi dan akan bereaksi dengan makanan tersebut.

Mohon sumbang sarat dari rekan-rekan yang lebih memahami material plastik, i.e.: poly propilene, steryfoam, etc.

Tanggapan 2 – Sugeng, Putranto

Saya akan coba bantu menjawab :

1. Mengapa air minum kemasan plastik (aqua dan sejenisnya) pada labelnya menyebutkan :’ ……. hindarkan dari sinar matahari langsung … ‘ mengapa tidak boleh kena matahari langsung ?
apakah karena kemasan plastiknya bisa bereaksi / terurai oleh sinar matahari ataukah air didalamnya yang tidak boleh kena sinar matahari ?

Saya coba pendekatan secara biologis. Dalam proses filterisasi dan ozonisasi diharapkan semua jasad renik/mikroba akan mati, walaupun dalam test mikroba Nil (tidak ditemukan). Akan tetapi beberapa mikroba dapat dorman (tidur) atau membentuk kista. Pada saat kondisi yang cocok, misalnya adanya penyinaran matahari langsung atau peningkatan suhu menyebabkan mikroba akan bangun dari tidurnya atau kistannya menetas kemudian berkembang biak menjadi mikroba-miroba.
Beberapa jenis mikroflora (mikroorganisme berfotosintesis) juga akan berkembang biak karena penyinaran matahari. Akibatnya jika diminum bisa mules-mules/diare atau penyakit pencernaan lainnya.

2. Sekarang ini ada beredar air minum sejenis aqua, tetapi mereka menyatakan bahwa kandungan mineralnya hampir nol dan konon katanya air ini berkashiat untuk terapi kesehatan, apakah klaim mereka bisa dipercaya ? dan apakah proses pembuatannya tidak / sama dengan air mineral biasa(aqua..) ?

Sudah pernah didiskusikan Dua Minggu yang lalu sebagai AIR HEXAGONAL

Tanggapan 3 – rudy-subagio

Pak Sugeng,

Trimakasih atas pencerahannya, tetapi untuk pertanyaan nomer.2 yang saya maksud bukan AIR HEXAGONAL, air minum ini sejenis aqua (dengan merek tertentu) kemasannya sama dan harganya juga hampir sama. dan meskipun kemasan dan harga sama mereka meng-klaim bahwa kandungan mineralnya hamper nol ?

Tanggapan 4 – mazsuez

Dear Rekans,

Saya ada potongan artikel surat kabar, tapi saya lupa dari surat kabar apa karena saya hanya potong isinya doang….

DO NOT RE-USE MINERAL WATER BOTTLES !!

Many are un aware of poisoning caused by re-using plastic bottles.
Some of you may be in habit of using and re-using your disposable mineral water bottles (e.g. aqua………), keeping them in your car or at work. Not a good idea.

It happened in Dubai, when a 12 year old girl died after a long usage (16 months) of SAFA mineral water bottle, as she used to carry the same fancy (painted by herself) bottle to her school daily.

In a nutshell, the plastic (called polyethylene terephthalate or PET) used in this bottles contains a potentially carcinogenic element (something called diethyl hydroxylamine or DEHA). The bottles are save for one-time use only, if you must keep them longer, it should be or no more than a few days, week max, and keep them away from heat as well. Repeated washing and rinsing can cause the plastic to break down and the carcinogens (cancer-causing chemical agents) can leak in to the water that you are drinking. Better to invest in water bottles that are really meant for multiples uses.

This is not something we should be scrimping on. Those of you with family do please advise them, especially children.

Tanggapan 5 – Johanes Anton Witono

Selamat siang,

Ikut nimbrung sedikit… Kalau yang pernah saya pelajari waktu kuliah Polimer adalah mengapa Air kemasan tidak boleh terkena matahari langsung dalam waktu yang lama,bukan karena faktor airnya tapi karena bahan untuk botolnya adalah terbuat dari PET (Polyethylene Terephthalate), nah polimer jenis ini katanya bila terkena matahari langsung dalam waktu lama akan bereaksi (ups… sorry lupa reaksinya apa) tapi hasil reaksinya ini berbahaya karena larut dalam air minumnya. Hasil reaksinya bisa dilihat, kalau botol kemasan terkena matahari lama2 akan mulai buram. Nah begitulah kira2….

Semoga bisa membantu. Mohon dikoreksi bila keliru.

Tanggapan 6 – ‘Sugeng, Putranto’

Pak Rudy, mohon diforwardkan ke milis Migas (trim’s).

Pertanyaan nomer.2 bukan AIR HEXAGONAL, air minum ini sejenis aqua (dengan merek tertentu) kemasannya sama dan harganya juga hampir sama. dan meskipun kemasan dan harga sama mereka meng-klaim bahwa kandungan mineralnya hamper nol ?
Kemungkinan jenis air ini adalah air hasil destilasi pengembunan), sehingga sangat sedikit sekali atau bahkan mendekati Nol kandungan mineralnya. Air ini biasanya digunakan sebagai pelarut atau transformasi media. Jadi kalau penggunaannya untuk dikonsumsi (diminum), air ini hanya baik untuk kesehatan (pelarut bahan yang berlebihan dalam tubuh atau sebagai pengencer gula darah untuk kasus diabetes) tetapi sebaliknya tidak baik apabila diminum secara continues.

Sebenarnya air yang kita minum harus mengandung mineral walaupun dalam jumlah sedikit, itu yang dinamakan ‘trace element’ Seperti mikro-element dan logam berat : Mg, Ca, Besi (Fe), Kadmium (Cd) dll juga diperlukan oleh tubuh. Tetapi tidak dalam konsentrasi tinggi, bisa jadi kasus Buyat II nantinya.

Share This