Safety award atau safety bonus hanya merupakan langkah pembuka untuk membudayakan safety. Safety bonus pun bisa diimplementasikan untuk mengurangi pendapatan pekerja (bukan gaji) jika target safety tidak tercapai, karena terdapat korelasi langsung antara safety dan produktivitas (penelitian salah satu universitas di UK). Jika budaya safety telah mantap maka bonus dapat dialihkan kepada pendapatan yang bersifat tetap.

Tanya – Syafiuddin Burhan

Dear All,

Perusahaan kami bermaksud untuk mereview tentang kriteria pemberian safety bonus, yang selama ini kami berikan hanya berdasarkan target utama yaitu No Lost Time Accident. Kiranya ada rekan-rekan sekalian yang bisa memberikan masukan tentang kriteria lain sehingga safety bonus ini tidak konflik dengan hal-hal yang lain dan real atas safety performance individu yang ada. Atas perhatiannya sebelumnya saya mengucapkan terima kasih..

Tanggapan 1 – ‘Hasanuddin’

Pak Burhan,

Di tempat saya ada program safety incentives (based on project) untuk meningkatkan safety awareness personil2 yang involved di project. Salah satunya dg skema:

1. Worksite

Incentive dibagikan kepada semua personil project (dari helper sampe director) berdasarkan LTI/million manhours yang dicapai (starting from 2 million manhours without LTI)

2. Individual

Award dibagikan kepada individu2/personil project (di site dengan criteria:

– utk highest level of best prepared near-miss and hazard hunt report (dapet bonus travel bag)

– utk best prepare near-miss and hazard hunt report (dapet bonus tas ransel)

– Utk highest number of near-miss and hazard hunt reported (dapet bonus cap/topi)

– Utk setiap near-miss reported di offshore (dapet bonus voucher pulsa 100 ribu)

Tanggapan 2 – Eddie Candra

All,

Safety bonus yang paling berharga sebenernya bukan T-Shirt, voucher atau apa, tapi ‘kita bisa menyelesaikan pekerjaan dengan selamat’.

Tanggapan 3 – Hasanuddin

Setuju pak Eddie, ‘kita bisa menyelesaikan pekerjaan dengan selamat’ adalah tujuan dan bonus utama.

Permasalahannya adalah bagaimana caranya??? Saya kira typically mayoritas dari kita (di proyek terutama yang saya amati) adalah suka lengah, ceroboh, menganggap enteng, dsb. Sehingga seringkali mesti diberikan stimulus (dengan t-shirt, dll itu) supaya semua yang involved menjadi lebih proaktif dan aware untuk menjalankan safe working practices guna menghindari terjadinya incident/accident. Setidaknya ini sudah merupakan suatu usaha untuk mencapai tujuan dan bonus utama di atas, dan saya rasa hasilnya cukup jitu…

Satu lagi, biasanya award ini diberikan sebagai salah satu bentuk management tool untuk mendapatkan partisipasi semua personil dalam mengimplementasikan requirement dari suatu HSE plan yang merefer dari HSE notice-nya sang Client.

Berikut adalah tanggapan dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia: