Inpex Holdings Inc. berencana membangun terminal import LNG di pelabuhan Naoetsu di Joetsu, di laut Jepang.

Penulis : Eric Watkins

Inpex Holdings Inc. berencana membangun terminal import LNG di pelabuhan Naoetsu di Joetsu, di laut Jepang.

Fasilitas Joetsu, akan menempatkan 180,000-kl tanki penyimpanan dan dermaga untuk tanker LNG, yang direncanakan penyelesaiannya pada 2013. Joetsu pada awalnya akan menangani 300,000-400,000 ton/tahun LNG, yang naik kira-kira 2 juta tpy, atau 3% impor LNG Jepang saat ini.

Penyuplaian LNG akan datang sebagian dari project gas Ichthys, Inpex di Pulau Maret barat laut Australia, yang akan memproduksi 6 juta tpy LNG, yang dimulai pada 2012. Inpex berencana akan mencampur gas produksi gas dalam negerinya dengan LNG impor.

“Kami harus sanggup mengimpor sebagian hasil dari project LNG Ichthys kedalam terminal baru,” menurut laporan Direktur Inpex, Hisatake Matsuno. Bulan lalu, Inpex memenangkan izin dari Aboriginal landowner di Australia untuk menjalankan project Ichthy.

Inpex juga disetujui pada bulan lalu untuk bernegosiasi dengan Kimberley Land Council atas rencana perusahaan untuk membangun pabrik gasifikasi LNG senilai 10 milyar dolar di pulau Maret yang tidak didiami dan terpencil.

Menurut Matsuno, Inpex meramalkan bahwa penjualan gasnya di Tokyo dan tujuh prefecture disekelilingnya akan berlipat ganda lebih dari 2.5 milyar cu m/tahun pada 6 tahun mendatang dari 1.2 milyar cu m/tahun saat ini.

Jepang saat ini tetap mengirim gas dari lahan gas Minami-Nagaoka Niigata Prefecture melalui pipeline untuk perusahaan dan pabrik gas kota di wilayah terbesar Tokyo dan juga Yamanashi, Nagano, dan Niigata prefecture.

Sumber: www.ogj.com