Select Page

Secara umum ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan dalam melakukan unloading katalis. Biasanya dalam vessel yang terdiri dari 2 catalyst bed juga terdapat 2 unloading spout (fasilitas unloading katalis) pada bottom masing-masing bed. Gunakan unloading spout tersebut untuk meng-unload katalis. Sebelum membuka sliding gate yang ada pada unloading spout vessel/reaktor gunakan juga ‘belalai gajah’ (unloading spout portable) yang disambung dengan unloading spout vessel/reaktor dengan menggunakan baut. Sambungkan belalai gajah dengan sock hingga ke drum/penampung katalis (usahakan jarak jatuh bebas katalis < 60 cm untuk mencegah pecahnya katalis).

Tanya – Dian Sivera G

Bpk/Ibu milister,

Dalam waktu dekat, kami akan mengganti absorbent ZnO di Desulfurizer.
Masalahnya adalah dalam vessel yang sama tersebut selain ZnO, terdapat juga CoMo.

Adakah yang pernah melakukan unloading ataupun yang pernah tahu mengenai hal-hal berikut :

1. Bagaimana cara unloading CoMo tanpa menyiramnya dengan air ( yang berarti akan terjadi deaktivasi CoMo ) karena kami akan menggunakan lagi CoMo tersebut ?

2. Seberapa tinggi kemungkinan naiknya suhu CoMo bila terkena udara ?

3. Adakah informasi mengenai seberapa banyak kandungan sulfur organic di gas alam, terutama di wilayah Kaltim ?

Terima kasih sebelumnya tas kesediaannya berbagi informasi.

Tanggapan 1 – Driaskoro

Mbak Dian,

Mungkin informasi tersebut bisa di-konsultasikan dengan Pak Hari Subono (hari_subono@dialogsistemindo.co.id),mereka punya pengalaman dalam unloading untuk Katalis. Demikian info saya. Terima kasih.

Tanggapan 2 – adhi budhiarto

Mbak Dian,

Secara umum ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan dalam melakukan unloading katalis (mungkin sebagiannya akan dapat menjawab pertanyaan Mbak Dian):

1.Biasanya dalam vessel yang terdiri dari 2 catalyst bed juga terdapat 2 unloading spout (fasilitas unloading katalis) pada bottom masing-masing bed. Gunakan unloading spout tersebut untuk meng-unload katalis. Sebelum membuka sliding gate yang ada pada unloading spout vessel/reaktor gunakan juga ‘belalai gajah’ (unloading spout portable) yang disambung dengan unloading spout vessel/reaktor dengan menggunakan baut. Sambungkan belalai gajah dengan sock hingga ke drum/penampung katalis (usahakan jarak jatuh bebas katalis < 60 cm untuk mencegah pecahnya katalis).

2.Yakinkan bahwa reaktor telah bebas liquid sehingga akan mempermudah proses unloading katalis.

3.Yakinkan kandungan H2 < 0,5%mol sebelum melakukan unloading.

4.Yakinkan temperatur bed reaktor < 50oC (untuk mencegah ignition of pyrophoric material/pyrite)

5.Jangan pernah memasukkan udara ke dalam reaktor jika temperatur bed reaktor masih > 80oC (untuk mencegah burning dalam reactor bed catalyst yang akan menyebabkan high localized temperatur dalam reaktor dan untuk mencegah pembentukan nikel carbonyl (untuk katalis NiMo)).

6.Jika spent catalyst akan dipakai lagi, jangan pernah kontak dengan air, karena selain aktivasi katalis menjadi jauh berkurang, crushing strenght juga akan menjadi jauh berkurang, sehingga dikhawatirkan akan pecah saat digunakan kembali (terutama pada temperatur tinggi > 250oC).

7.Untuk safety, siapkan line N2 dan hydrant water dekat drum penampung spent catalyst.

8.Saat awal unloading merupakan saat yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

9.Berdasarkan pengalaman saya, saat unloading katalis (yang pernah saya lakukan untuk katalis NiMo, tapi menurut saya keduanya tidak jauh berbeda), tidak terjadi kenaikan temperatur yang cukup signifikan saat katalis kontak dengan udara. Saya tidak pernah mengukurnya menggunakan termokopel, namun saat dengan meraba drum penampung spent catalyst, perkiraan saya kenaikannya 5-15oC (itulah sebabnya perlu meyakinkan temperatur bed reaktor < 50oC saat akan unloading katalis).

10.Perhatikan temperatur bed reaktor selama unloading katalis berlangsung. Jika ada kenaikan temperatur mendadak, tambahkan aliran N2 ke dalam reaktor.

Semoga dapat membantu.

Tanggapan 3 – adhi budhiarto

Maaf ada yang kelupaan.

Untuk point no. 5, walaupun secara teori seperti itu, tapi biasanya selama unloading Kami tetap menjaga tekanan reaktor positif pressure of nitrogen, untuk meniadakan kemungkinan ignition of phyrite.

Jika spent catalyst akan dipakai lagi maka spent catalyst harus ditempatkan dalam drum-drum yang tertutup rapat, jangan sampai kontak dengan air.

Jika ada yang mau didiskusikan lebih lanjut atau perlu prosedur loading & unloading katalis mohon kontak lewat adhibudhiarto@pertamina-up2.com (soalnya dalam beberapa hari terakhir ini saya agak kesulitan mengakses e-mail yahoo saya).

Tanggapan 4 – Widodo Wirjono

Menambahkan sedikit dari segi keselamatan kerja:

Karena vessel positif pressure dengan N2, yakinkan tidak ada yang masuk vessel tanpa breathing apparatus, tanda peringatan agar dipasang.

Tanggapan 5 – adhi budhiarto

Betul sekali Pak, tapi biasanya saat unloading katalis hanya unloading spout-nya saja yang kita buka, sedangkan top elbow/manway tidak kita buka. Namun kalo skimming katalis memang ada orang yang masuk untuk melakukan skimming sehingga orang tersebut harus pake breathing apparatus dan perlengkapan safety yang memadai termasuk safety belt yang diikatkan pada top reaktor.

Untuk safety perlu dilakukan pengecekan nikel carbonyl pada saat awal unloading (terutama untuk katalis2 NiMo). Semua orang yang melakukan unloading juga sebaiknya menggunakan masker gas.

Share This