Mungkin rekan-rekan punya pengalaman yang bisa dishare untuk menentukan tipe local Flow Indicator (FI) pada Chemical Injection Line dengan kondisi sebagai berikut: FI akan dipasang pada 1/2′ tubing dengan max. flow = 1.7 gpd = 0.0011 gpm dengan Appox. Injection Pressure = 400 psig. Saat ini saya menemukan Rotameter yang mempunyai minimum measurable flowrates = 0.08 gpm sehingga tidak bisa untuk pembacaan flow yang diinginkan. Apakah ada Rotameter yang mempunyai range pengukuran yang bias meng-cover flow tersebut? Apakah ada saran2 mengenai tipe flow indicator lain selain Rotameter yang cocok untuk kasus ini?

Tanya – agusb4milist

Rekan-rekan,

Mungkin rekan-rekan punya pengalaman yang bisa dishare untuk menentukan tipe local Flow Indicator (FI) pada Chemical Injection Line dengan kondisi sebagai berikut:

FI akan dipasang pada 1/2′ tubing dengan max. flow = 1.7 gpd = 0.0011 gpm dengan Appox. Injection Pressure = 400 psig.

Saat ini saya menemukan Rotameter yang mempunyai minimum measurable flowrates = 0.08 gpm sehingga tidak bisa untuk pembacaan flow yang diinginkan.

Apakah ada Rotameter yang mempunyai range pengukuran yang bias meng-cover flow tersebut?

Apakah ada saran2 mengenai tipe flow indicator lain selain Rotameter yang cocok untuk kasus ini?

Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Tanggapan 1 – ardian

Kecil juga Sir. Setahu saya range Rotameter ada yg 0-3 GPM, naah mungkin bisa cover yg flowrates = 0.08 gpm. Kenapa tidak coba Lowflometer, atau scale meter? Biasanya, kalo chemical injection oil field purposed make yg scale meter saja. Any way tergantung tingkat keakuratan yg anda inginkan juga sih.
Jika yg dimaksud ini u/ chemical demulsifier, rasanya agak jarang jika
konsumsi perharinya hanya max 1.7 GPD, mungkinkah ini untuk corrosion/scale inhibitor?

Tanggapan 2 – agusb4milist

Dear Pak Ardian,

Thanks atas emailnya. Bisa tolong dijelaskan lebih lanjut mengenai Lowflowmeter atau scale meter? Saya juga mohon info mengenai siapa vendornya bila ada.

FI ini digunakan untuk Corrosion Inhibitor dengan max. flow (gpd/lpd) = 4.2 / 15.9, Scale Inhibitor dengan max. flow (gpd/lpd) = 1.7 / 6.4 dan Asphaltene Dispersant dengan max. flow (gpd/lpd) = 88.2 / 333.8.

Mohon infonya lagi ya Pak….

Tanggapan 3 – mmunir

Yokogawa bisa dari lebih kecil dari itu, coba lihat Rotameter model RA – -, bisa size: 1/4′ atau 1/2′, flow rate max: 0.025 – 0.04 lt/hr (0.25gpd),..
Silahkan sizing dg vendornya.

Tanggapan 4 – bsugiharta

Pak Agus,

Biasanya dengan alasan ekonomis desain, jarang sekali desainer menempatkan flowmeter di outlet chemical injection line. Yang sering dipakai adalah rate gauge, banyak merk, tapi yang jamak itu adalah Kenco. Pertimbangan yang lebih utama itu biasanya adalah di pressure, jadi biasanya orang menempatkan pressure switches atau pressure transmitter daripada flowmeter/flow transmitter.
Semoga membantu.

Tanggapan 5 – agusb4milist

Dear Pak Bambang,

Thanks atas infonya. Apakah rate gauge yang dimaksud adalah Flow Sight glass untuk mengetahui apakah ada aliran atau tidak di line tersebut?

Tanggapan 6 – bsugiharta

Mas Agus,

Flow sight glass bukan rate gauge. Rate gauge ini secara fisik bentuknya seperti level gauge, ada strip indicatornya, dengan connection type 1/2 atau 1/4 Inch NPT bottom connection dan dipasang di tubing line. Alat ini berfungsi ganda untuk mengetahui volume tanki dan laju aliran.Saya ada katalognya kalo sampeyan mau. Tapi mungkin lewat japri lebih baik.

Tanggapan 7 – djohanarifin

Bapak2,

Disamping karena ratenya yang kecil, chemical injection biasanya intermittent flow (pulse rate), aplikasi rotameter untuk ini patut dipertanyakan. Kelihatannya yang disebutkan pak Bambang lebih cocok. Atau bisa pakai metering pump yang bisa distel flow ratenya.

Tanggapan 8 – iman_tirta

Loh ,

Kok malah disarankan pake pressure switch atau pressure transmitter oleh pak Bambang ?? bukankah flowrate yang mengalir pd chem Injection line biasanya berasal dari metering pump/Positive Displacement Pump.. dan, pada metering pump fluktuasi work press gak akan mempengaruhi besar kecilnya flowrate. (lihat perbedaan karateristik kurva centrifugal pump dengan metering pump ) disana akan tampak, pd kurva metering pump flowrate hanya akan berubah jika kita ubah stroke speed dan stroke lenght metering pump-nya.

Jadi, buat apa kita meletakan press switch & press transmiter di downstream metering pump kalo ternyata si press tidak dapat dijadikan variable untuk control output flowrate melaluti sinyal 4-20mA , dan belum tentu jg metering pumpnya dilengkapi servomotor/electronic cap control yg dpt merespon sinyal dr transmiter tsb . paling yg ada jg PRV, PG, valve2, Pulse dampener & tentu flowmweter/transmitter pada downstream metering pump.

Kembali ke flowmeter,

Jika sulit mendapatkan rotameter yang bisa baca flow yg sangat kecil. kenapa gak gunakan saja calibration column untuk mengetahui flowrate yg mengalir. umumnya pada skid chemical metering pump tepat-nya di inlet piping antara chemical tank dan suction pompa biasanya dilengkapi dengan calibration column.

Nah, dgn calibration column + stopwatch sekaligus jg dpt digunakan untuk mem-verifikasi & kalibrasi apakah pengaturan knob stroke lenght baik itu manual or otomatis(servomotor) dan pengaturan knob stroke speed menghasilkan pump output flow yg sesuai dengan keinginan kita.

Namun kalo ternyata gak ada calibration column pada skid metering pumpnya , adapun cara lain, yaitu dengan perhitungan sbb:

Pump output(required) = Pump Max.Output x percent stroke lenght x percent stroke speed

Pada metering pump API675 biasanya posisi stroke speednya pada 100% karena pompa digerakan elektrik motor (fix speed)..kecuali pake frequensi inventer. Jadi, untuk mendapatkan output flowrate yg diharapkan, yang di atur adalah pjg pendek stroke lenghtnya. contoh, jika kita putar knob stroke lenght pd posisi 50% pjg langkah stroke dan stroke speed pada 100% maka, jumlah output flowratenya yg keluar dr pompa akan berjumlah 1/2 dari max pump output flowrate.

Sebaliknya pada dosing/metering diaphram pump berukuran kecil yg tidak digerakan el-mot ,yg kita atur adalah stroke speednya..karena stroke lenghtnya fix di posisi 100%.

Tanggapan 9 – ardiann

Dear Sir,

Yes. Yg Pak Bagus-Klaras bilang KENCO itu yg saya maksud dgn scale meter. Waaah populasi KENCO ini bejriibuuun.

Coba lihat di: www.kenco-eng.com , ini ada sight glass/level yg bisa dilihat dan biasanya ditaruh di down streamnya chemical pump (biasanya William Pump/ model yg make angin sehingga rate chemical bisa di atur lewat pumpnya).

Mengenai Asphaltene Dispersant, jika pnggunaan dispersant itu untuk Oil sheen/Oil Spill harus ada halo2nya ke Pemerintah, dlm hal ini berarti, anda punya API Gravity yg tinggi. Banyak sumber yg bisa dilihat, salah satunya: www.apolloflow.co.uk

Tidak ada salahnya anda buat matrix risk: economic VS accuration, untuk menjawab mana yg cucok untuk systems injeksi chemical anda.