Glycol bermacam-macam jenisnya: Tri Ethylene Glycol (TEG) sampai ethylene glycol, DEG, TTEG. The most common is TEG. Bentuknya liquid dan bening. Sinonim TEG : glycol dihydroxydiethyl ether, Di-beta-hydroxyethoxyethane, atau TRIGYLCOL (-2,2’ Ethelene di oxy diethanol). Glycol biasa dipakai untuk Gas dehydration (mengeringkan gas dari kandungan air). Sedangkan gas Ammonia nama lainnya: nitro-sil, ammonia atau R 717. Gas tidak berwarna, Melting point: -77.7 C, Boiling point: -33.3 C, Vapour pressure: 0,597 : Specific gravity: 0.77, Flash point: 11; Water solubility: High

Tanya – Imam Mahmudi

Dear all

Salam sejahtera,

Saya mempunyai problem,dimana saya mempunyai material plate AISI 304 SS, yang korosion.Dimana penyebab korosi ini adalah media GLYKOLdan AMONIA, yang ingin saya tanyakan:

1.Ada berapa macam jenis GLYKOL dan AMONIA ?

2.Apa saja sifat dan karakteristik dari kedua media tsb ( AMONIA & GLYKOL )

Saya mohon pencerahannya dari rekan-rekan,maklum saya masih enginer yunior, yang belum banyak makan garam Madura,he..he..

Tanggapan 1 – Ardian Nengkoda

Mas Imam,

Berikut sharing saya:

Kimia Glycol:

1). Glycol macam-macam jenisnya: Tri ethylene glycol (TEG) sampai ethylene glycol, DEG, TTEG. The most common is TEG. Bentuknya liquid dan bening. Sinonimnya si TEG: glycol dihydroxydiethyl ether, Di-beta-hydroxyethoxyethane, atau TRIGLYCOL ( -2,2’Ethelene di oxy diethanol). Glycol biasa dipakai untuk Gas dehydration (mengeringkan gas dari kandungan air).

2). Di MSDS, hazardous cerita: Fire, Human toxic, reactive: Health 1, Flammability 1, Reactivity 0. Autoignition Temperature : 371 oC. Flash point : 166 oC. Chemical Stability : Stable under normal temperatures and pressures. Conditions to Avoid : Incompatible materials like strong oxidants & heat.

3). Kimia Ammonia (NH3) – apakah yg Mas Imam maksud ini dgn gas Ammonia?:
Nama lainnya: nitro-sil, ammonia atau R 717. Gas tdk berwarna, Melting point: -77.7 C, Boiling point: -33.3 C, Vapour pressure: 0.597

Specific gravity: 0.77, Flash point: 11

Water solubility: High

Sifatnya: Hygroscopic (suka air) dan Flammable. Incompatible with acids, strong oxidizing agents.

Kalo ammonia cair sering disebut sebagai NH4OH atau ammonium hydroxide. Doi cairan tdk berwarna. Sangat tdk compatible dgn: copper, copper alloys, acids, galvanised iron, zinc, aluminium, bronze, dimethyl sulphate, mercury, alkali metals.

Proses Korosi oleh Glycol/ ammonium hydroxide pada material SS:

4). Kemungkinan proses korosi pada material sejenis SS 304 adalah SCC (Stress corrosion cracking). Pada dasarnya SCC disebabkan oleh adanya 3 kondisi yg terjadi simultan, yaitu material harus kena: 1). Critical environment 2). Susceptible alloy 3). Tensile Strength.

Faktor environment mendukung terjadinya SCC, maka tipe SS refer to ASM Metals Handbook, 9th edition menyebutkan: 1). Environment yg mendukung SCC adalah: -Hot acid chloride solutions (seperti: MgCl2 dan BaCl2).

Temperature sekitar 60-200 oC -NaCl-H2O2 -Alkaline CaCl2 -Air laut

-Concentrated caustic solutions, dgn T > 120 oC. -NaOH-H2S -Steam from Chloride water.

J.E Truman pernah menginformasikan hubungan antara konsentrasi Cl dan temperatur yg menyebabkan terjadinya SCC pada austenitic stainless steel.

Dan ingat bahwa Glycol mengandung Cl (allowable range u/ Dehydration sekitar 1500 mg/l). Sedangkan ammonium hydroxide adalah basa kuat, dan comersialnya seringkali mengandung 1% NaCl….eng eing eng, pada T tertentu bisa saja terjadi SCC.

Tanggapan 2 – Imam Mahmudi

Thanx Mas ARDIAN

Terima kasih atas pencerahannya yang begitu mendetail banget, yang kami maksud benar gas Amonia ( R717 ),yang ingin saya tanyakan selanjutnya mas Ardian :

# Kami pernah menjumpai amonia terjadi Pressure shock (ledakan -ledakan kecil) di dalam system kami,apa yang mempengarui atau menyebabkan ledakan kecil tsb ?

Tanggapan 3 – Ardian Nengkoda

Mas Imam,

Maaf yaa baru bales nih, wara-wiri meeting.

Setahu saya. Ammonia gas atau anhydrous umumnya punya purity 95%. Ammonia terkadang disimpan dalam bentuk liquefied gas dan memiliki vapour pressure 787 kPa pada 21.1 deg C. Ammonia sejatinya bukan termasuk gas yg flammable.

Yg Mas maksud dgn ledakan kecil, yaitu ada suara letupan jelas bukan flammable, besar kemungkinan ini timbul dari ‘efek hammer’ karena ada fasa liquid di stream jika flow di dalam piping. Yes, betul, pengamatan Anda menarik, Pressure drop juga mampu menyebabkan Ammonia berubah menjadi 2 fasa (gas dan liquid), karena P drop diikuti juga dgn T drop.Ujung-ujungnya enthalpy (Btu/lb) juga berubah……nah energi ini bias menimbulkan suara seperti ledakan.

Saya refer ke Pery’s Chemical Engineers Handbook, doi punya melting point: -77.7oC dan boiling point -33.4oC. Pada table 2-232, ada data tentang Saturated ammonia yg Mas Imam bisa jadikan acuan tentang thermodynamics equilibrium dari ammonia.

Semoga bermanfaat.

Tanggapan 4 – Imam Mahmudi

Mas ARDI

TRIMS,

Kalau menurut Mas ledakan tersebut juga dipengarui oleh flow didalam piping,memang feeding kami berdasarkan flow dari tangki,

* Apakah ketinggian tangki ini juga mempengarui mas ?

* Kalau mempengarui berapa limit ketinggian yang diijinkan, mungkin ada perhitungannya mas?

Atas pencerahannya saya ucapkan banyak terima kasih