Perbedaan size di suction dan discharge dikarenakan pressure di discharge selalu lebih tinggi darir pressure di suction. Jadi kalau pressure tinggi, diameter kecil, kecepatan aliran tinggi tentu volume akan lebih banyak. untuk mengimbangi aliran yg lebih banyak keluar di discharge maka dibuat diameter suction yang lebih besar dan dengan demikian volume yang masuk akan sama dengan volume yang keluar.

Tanya – Marannu

Selamat pagi,

Saya mo tanya, mengapa pipa discharge pompa ukurannya lebih kecil daripada pipa suctionnya????
Terima kasih.

Tanggapan 1 – Ilham santoso

Salam,

Secara logika untuk memastikan bahwa jumlah air yang dihisap cukup memadai untuk capasitas flow yang diperlukan pada discharge, sehingga tidak tejadi cavitasi misalnya.

Tanggapan 2 – roeddy setiawan

Dear Pak Maranu,

Wah bapak menanyakan pertanyaan yang sulit dijawab, tapi mudah mudahan ini memuaskan bapak. discharge pump, tidak memberikan kontribusi pd performance dan limitasi (npsh required & slip factor ). Diameter discharge diplih yang terbaik berdasarkan lokasi presure vector yg paling optimum, head max, slip min, rugi2 dr suddencontraction/expansion yang minimum.

Pump designer sangat pergantung kepada finite element analysis. cfd, progam ini akan memberikan gambaran,menyeluruh kepada siperancang , velocity vector, pressure vector , turbulence,eddy current dan berbagai parameter yang dicari pump designer.

Dari berbagai run dr cfd, dengan menganti2 berbagai parameter misal angle attact dr fluid yang masuk, angle dr impeler, open impeler,closed impeler dll akan di peroleh karakteristik pompa yang dicari, misalnya sewage pump yang tahan thd potongan coal, kayu, kantong kresek dll.
antara pompa sewage dan pompa untuk adukan semen yang harus naik tiga puluh tingkat karakteristiknya berbeda, begitu pula api dan ansi pump yang biasa kita temui di lapangan.mudah mudahan membantu.

Tanggapan 3 – Nerina Esha Prarasyini

Dear Pak Maranu,

Saya coba sharing pengalaman saja nih mengenai pompa. Perbedaan size di suction dan discharge dikarenakan pressure di discharge selalu lebih tinggi dr pressure di suction…jadi kalau pressure tinggi….diameter kecil, kecepatan aliran tinggi tentu volume akan lebih banyak. untuk mengimbangi aliran yg lebih banyak keluar di discharge maka dibuat diameter suction yang lebih besar dan dengan demikian volume yang masuk akan sama dengan volume yang keluar. apabila ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut mengenai pompa, please feel free to email me at nerina@cbn.net.id .

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Juli 2007 ini dapat dilihat dalam file berikut: