Lahan minyak dan gas Oyang yang dioperasikan Santos Ltd. Di offshore Jawa Timur telah mengalir. Rate produksi diharapkan akan stabil pada 8,000-10,000 b/d melewati beberapa minggu mendatang.

Penulis : Rick Wilkinson

Lahan minyak dan gas Oyang yang dioperasikan Santos Ltd. Di offshore Jawa Timur telah mengalir. Rate produksi diharapkan akan stabil pada 8,000-10,000 b/d melewati beberapa minggu mendatang.

Santos yang berbasis di Adelaide memegang 45% saham, sementara Cue Energy Resources, Melbourne, 15%, dan Singapore Petroleum, 40%.

Minyak akan diproduksi melalui wellhead platform yang menempatkan lima sumur minyak dan dua sumur gas. Minyak diproses di production barge Sea Good 101 dan disalurkan ke penampungan Shanghai dan offtake vessel.

Front-end engineering dan design studies untuk mengembangkan cadangan gas Oyang sumur yang sekarang berjalan, dan keputusan investasi terakhir diharapkan sebelum akhir tahun. Produksi gas pertama diharapkan selama pertengahan pertama tahun 2009.

Gas akan disalurkan melalui 55 km pipeline bawah laut untuk fasilitas pemrosesan onshore yang akan dilokasikan berdekatan dengan Grati power station yang ada di Jawa Timur.

PT Indonesia Power yang akan membeli gas.

Santos mengatakan bahwa dekat lahan gas Wortel, yang ditemukan pada tahun 2006 kira-kira 7 km bagian timur Oyang kemungkinan akan bergabung kedalam program pengembangan gas, tapi itu masih tergantung pada penaksiran lahan lebih lanjut, yang direncanakan selama pertengahan pertama tahun 2008.

Sumber: www.ogj.com