Select Page

Carbonaceus adalah batuan sedimen yang mengandung cukup besar material organik, seperti residu tumbuhan dan binatang yang telah terubah’. Carbonaceus shale memiliki warna abu-abu sampai gelap memperlihatkan tekstur flake(pecahan-pecahan kecil/hancur). sedangkan carbonaceus clay warna kuning,coklat, abu-abu-gelap, tidak memperlihatkan tekstur flake, sehingga siftanya impermeable(tidak meloloskan air) dan sangat baik sebagai lapisan penutup.

Tanya – susilowati

Selamat sore,

Bapak-Bapak or ibu-ibu yg kebetulan dari disiplin geologi, mohon bantuannya..
Saya sedang mencoba untuk menyukai bidang geologi, tapi tampaknya masih kurang referensi.. jadi boleh nanya ya.

1. Apa itu carbonaceous clay dan carbonaceous shale??

2. Apa persamaan dari keduanya??

3. apa pula perbedaanya??

4. trus carbonaceous shale itu dikategorikan sebagai apa sih, shale (tutup) atau resevoir??

Terimakasih sebelumnya..
saya berharap bisa mendapat jawaban dari millis ini…

Tanggapan 1 – Jarot S.

Sedikit penjelasan, mungkin dapat membantu:

Carbonaceus Clay vs. Cabonaceous Shale

Clay (sediment) / claystone (lithified, batulempung): adalah batuan sedimen (sedimentary rock) yang mempunyai ukuran butir < 1/256 mm (skala wentworth), clay ini tersusun atas group alumina silicates (alumina silika, seperti Al, Fe, Mg, Si), bisa terbentuk di laut (marine clay), atau di darat (terrestrial clay), dengan proses pembentukan bisa secara allogenic clay (dari luar cekungan sedimentasi), atau secara authigenic clay (terbentuk di dalam lingkungan sedimentasi, misalnya perubahan atau proses alterasi dari mineral feldspar menjadi clay mineral, (Boggs, 1987). Jadi ditinjau dari ukuran butir dalam urutan batuan sedimen, claystone ini mempunyai ukuran yang paling halus. Contoh clay minerals: smectite, illite, kaolinite, dll.

Shale (serpih):

Kalau batupasir (sandstone) sering kita ketahui masuk dalam kelompok Batuan Arenites (mempunyai ukuran butir 1/16 – 2 mm), maka shale atau serpih ini masuk dalam kelompok Batuan Lutites (1/16 – 1/256 mm), dengan anggota kelompoknya adalah: siltstone, shale, mudstone, dan claystone (Huang, 1962). Jadi dari ukuran butir, shale terletak diantara siltstone dan claystone. Shale ini mempunyai sifat/ciri khusus fissile/menyerpih, dengan komponen utamanya adalah clay minerals, komp lain: aphanitic quartz, opal, chalcedony, carbonates, iron ore, dll. Ciri lain shale mudah pecah, tapi claystone plastic when wet.

Carbonaceous:

Akhiran ‘ous’ bermakna ‘bersifat’. Jadi clay atau shale disamping mempunyai komponen utama seperti yang telah disebutkan diatas, dia juga mengandung material karbon/bersifat karbonan (carbonaceous clay /carbonaceous shale). Carbonaceous material ini umumnya berwarna gelap/’dark’, didalam batuan sediment dia bisa dalam posisi ‘laminae’ (berupa lapisan2 tipis), pint-point (ndlemok-ndlemok) atau ‘dispers’ (tersebar merata di butiran batuannya). Proses terbentuknya carbonaceous material ini berhub dg tanaman darat (land plants/terrestrial higher plants), yang tertimbun dalam proses sedimentasi dalam kondisi reduksi (an-oxidized), sehingga menjadikan ‘enriched organic compounds’/pengkayaan material organic (Tucker, 2001).

Umumnya carbonaceous clay/shale tersebut jarang yang berfungsi sebagai reservoir (kecuali dia fracturing).Bisa sebagai seal/capprock/batuan penutup. Justru kalau organic materialnya berlebih/ kandungan TOC (total organic content) nya tinggi maka dapat berfungsi sebagai source rock (batuan induk, batuan yang menghasilkan hydrocarbon), atau sering disebut sebagai ‘oil shale’, bisa black shale (umumnya marine) atau brown shale (terrestrial).

Sekian, semoga membantu.

Tanggapan 2 – Muh. Hud Astin

Mungkin sedikit membantu : ‘carbonaceus adalah batuan sedimen yang mengandung cukup besar material organik, seperti residu tumbuhan dan binatang yang telah terubah’. Carbonaceus shale memiliki warna abu-abu sampai gelap memperlihatkan tekstur flake(pecahan-pecahan kecil/hancur). sedangkan carbonaceus clay warna kuning,coklat, abu-abu-gelap, tidak memperlihatkan tekstur flake, sehingga siftanya impermeable(tidak meloloskan air) dan sangat baik sebagai lapisan penutup.

Share This