Select Page

LPG banyak sekali dipakai di industri otomotif, untuk proses casting, moulding dll. Hampir seluruh industri otomotif di kawasan Cibitung, Cikarang, Kerawang, Cikampek menggunakan LPG sebagai bahan bakar mesin-mesin mereka. Kedua kandungan LPG, C3H8 ataupun C4H10 dipergunakan sesuai kebutuhan mereka.

Tanya – Eri Triharso

Dear,

1. Saya mau tanya yg berkompetent, tentang penggunaan LPG selain untuk Industri Rumah Tangga. Industri apa yang mempergunakan dan spec nya seperti apa (Butan or Profan LGP?). Terus apakah biasanya mereka mempergunakan secara kontinue shg perlu kontrak berjangka juga.

2. Yang kedua, konversi Gas (Natural Gas) dari MMBTU apakah bisa di konversi ke Power (KWH) jika akan digunakan untuk intake Gas Turbine or Gas Engine, bagaimana menghitungya?

Thanks alot. Terimakasih atas pencerahannya.

Tanggapan 1 – darmansyah

Pak Eri,

LPG banyak sekali dipakai di industri otomotif, untuk proses casting, moulding dll. Hampir seluruh industri otomotif di kawasan cibitung,cikarang,kerawang,cikampek menggunakan LPG sebagai bahan bakar mesin-2 mereka. Kedua kandungan LPG, C3H8 ataupun C4H10 dipergunakan sesuai kebutuhan mereka.

1 BTU/hour = 0.000293 Kilowatts

Tanggapan 2 – Eri Triharso

Terimakasih atas penjelasannya. Tetapi bagi yang sudah punya access ke PGN atau Natural gas distrubution line biasanya akan lebih murah untuk pakai natural gas untk bahan bakar.

Apakah ada kegunaan yg spesifik diluar sbg bahan bakar ya? Tks alot.

Saya mau nompang tambahkan pertanyaannya Pak, mumpung lagi bicara LPG.

Kami diminta oleh salah satu Genral Industri untuk merobah bahan bakar boiler mereka dari Solar ke LPG, pertanyaannya, bagaimana kita bisa menentukan besarnya burner dan adakah ketentuan pressure yg masuk ke burner/boilernya.

Siapa vendor burner yg multy fungsi dalam pemakaian bahan bakar solar dan juga bisa LPG.

Atas bantuan Bapak/Ibu saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan 4 – roeddy setiawanDear Pak Anpan,

Wah menarik ini pak, sepertinya bapak mau tidak m lau yang punya ngak minta process garansi sih ngak susah pak. pertama bapak harus lihat lihat dulu yang pake solar itu heat flux nya berapa.. kalau heat flux original design nya ketinggian say 17000 btu/sqft hr nah ini bisa bisa mustahil dicapai, biasanya untuk enginweering yang oke jauh dibawah itu. kalau heat flux sudah tertentu, tinggal cari lagi tube area nya berape say ketemu 1000 sqft jadi panas yang haruas ade lkan gampangh = 17000000 btu/hr. nah kalu lpg bapak nilai bakarnjya berapa misalkan 2000 btu/cuft . jadi lpg yang perlu sejam = 8500 cuft . nah kalu 8500 cuft lpg perlu udara berapa misalnya bapak mau ekses 10 % terus dihitung semua , dari sini bapak ketemu thruput blowernya berapa. proses mini diulang ulang/ iterasi sampai semua neraca panas nya cocok.
disamping itu juga harus dilihat apa boiler original itu memenfaatkan draft dr heat pump , kalau tidak wah agak kritis ini, mungki9n ;penampang nya kurang besAR.
KAlau kurang besar suka blowbackatau inherently pressure disitu selalu osilasi.
nah kalau sudah selesai tinggal pilih di katalog, burner yang bisa makan 8500 cft/jam. ukuran ini sih mini, ambah evaporator krn lpgnya kan liquid, harus di depresurize pake regulator supaya jadi vapor waKtu masuk burner. jangan lupa alat ukr supay tahu berap gas yang masuk.
nah tinggal interlock nih pa, interlock boiler gampang, kalau gagal firing/nyala, harus dipurge dulu, batu firing nya dimulai lagi dari awal, kadang2 firing ini biasanya ada yang kepemngen 2 tingkat, pertama buat pilot, setalah ignition main butrner yg madsing2 punya skenario sendiri sendiri

interlock juga harus di preprogram sesuai dg scenario yang mungkin timbul ,misalnya failure in firing, sampai ke tahapan pilot di lit, okey, main burner valve bergerak terbuka penuh, tapi temp sensing adem ajem, mean fail to firing. si pilot ngak membakar main gas. total shutdown , purge, dari awal lagi. Selamat ya pak semoga sukses, oh iya beli burner bisa ke jhon zink, bisa juga ke foster wheller, product china oke juga, surfing saja alibaba. kalau ngak ketemu bikin saja sendiri.

Tanggapan 5 – Anpan

Yth Pak Setiawan,

Waduh sangat tertolong sekali, walau nyalinya saya sedikit ciut untuk ambil job ini, karena tidak semudah apa yg saya pikirkan sebelumnya.Tentu ini menjadi modal buat saya untuk meminta nanti advise rekan2 engineering untuk menghitungnya.Kalau begitu siapa yg harus mengeluarkan process garansi. Apakah kontraktornya atau yang punya burner.

Salam dan terima kasih semuanya.

Tanggapan 6 – roeddy setiawan

Dear Pak Anton,

Wah kalau ditanya gini jadi susah jawabnya. tapi kalau saya di tanya proses garansi. saya akan balik nanya , bagian mana yang harus di jamin, apakah heat rate nya yang di jamin, apakah pemakaian lpgnya yang harus dijamin, apakah co2,so2,nox,co di stack tresh hold nya harus tertentu , apakah flue gas nya harus ngak boleh condense di stack temperatur (kalau condense korosi) apakah excess airnyangak boleh lebih dari 10% misalnya. dan lain lain sarat. Kalau daftarnya sudah ada kan tinggal dipilah pilah saja he he he mana bagian bapak mana di kasih prinsipal atau bisa juga asuransi ha ha ha.ngak sulit sulit amat, tinggal maju saja pak.

Tanggapan 7 – Ginting Simeon

Dear Pak Anthon,

Mestinya tidak perlu ciut selama Bapak bisa menghandle bagian lainnya seperti gas train, control/instrumentasinya, pekerjaan pemasangan, dll. Sementara untuk urusan burnernya, apakah designnya, sizingnya, process garansinya, dll, serahkan aja ke vendornya Pak. Bapak tinggal kasih informasi design condition dari fuel condition yang baru, performance yang diharapkan, dll.

Tolong kontak saya via japri untuk burnernya Pak. Saya mengageni salah satu burner yang disebutin Pak Setiawan.

Tanggapan 8 – Anpan

TErima kasih Pak Ginting,

Untuk job yang satu ini saya diminta untuk mengup grade system menjadi dual fuel consumption, dimana bahan bakar solar bisa dipakai dan pada saat solar berkurang maka automatic selector akan switch dan mengalirkan gas LPG. Kebetulan boyler yg ini agak kecil dan terima kasih atas infonya. Yang terpakai sekarang ini adalah solar, dan saya lagi minta data detail dari pabriknya, sayang pabrik tsb sudah di takeover oleh company lain.

Terima dan salam, saya akan hubungi via japri,

Share This