Select Page

Mohon pencerahannya, apakah material pipa ferritic alloy steel (A335 Gr.P22) bisa digantikan oleh austenitic stainless steel (A312 TP304/ TP.316) untuk process fluid, komposisi (unit in mole %) H2 0.79, N2 0.75, CO 0.0023, CO2 9.16, methane 25.28, Ethane 1.10, Propane 0.62, n-C4 0.19, i-C4 0.15, dengan MAWP 16 kg/cm2G, max. temperature sekitar 600 deg.C. Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasn bulan Agustus 2007 ini dapat dilihat dihalaman berikut.

Tanya – darmo puspito

Dear all,

Mohon pencerahannya, apakah material pipa ferritic alloy steel (A335 Gr.P22) bisa digantikan oleh austenitic stainless steel (A312 TP304/ TP.316) untuk process fluid, komposisi (unit in mole %) H2 0.79, N2 0.75, CO 0.0023, CO2 9.16, methane 25.28, Ethane 1.10, Propane 0.62, n-C4 0.19, i-C4 0.15, dengan MAWP 16 kg/cm2G, max. temperature sekitar 600 deg.C.

thanks & regards,

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Dear Pak Darmo,

Ini berandai andai saja pak, bapak bilang feritic alloy, some how saya engak punya contekan chem composisi . tapi dengan menyebut feritic, saya kira crom nya jatuh di 16 – 20 psct, kalu gitu ketahanan korosinya lebih rendah dari austenitic stainless steel yang bapak bilang. untung nya feritidc itu ductilitynya kalu orang bandung bilangnya ngejod memang oke buat di press atau di bentuk, brittle pd temp rendah (-20F ???) tapi kan applikasi bapak 600 F kalau bapak punya tabelnya saya kira kekeuatannya lebih rendah juga dbd austenitic, heat treatment bisa merubah kekerasannya , pada pengelasan butuh wps yang husus, weldability nya terbatas, ada yang plus tapi pak, feritic umumnya punya koef mulur yang rendah. ini plus buat di 600 C sebaliknya kalau austenitic good weldability, good ductility, resist corrosion, .gampang di las, high toughness , duktility nya bagus. kalau saya yang mengerjakan otomatis pilih austenitic, kan cepet selesai/. tapi kalau saya boleh milih saya minta martensit yang biasa di pake sd 800 C.

Tanggapan selengkapnya :

Share This