Select Page

Di salah satu kapal yang difungsikan sebagai storage hasil produksi kami,
kami memiliki beberapa compartment di hull yang difungsikan sebagai Produced oil storage tanks. Setelah sekian lama kami gunakan, kami ingin mengetahui jika ada pengendapan material yang lebih berat di dasar tank-tank tersebut dan berapa ketebalannya. Kalau dipermukaan, saya rasa lebih banyak teknologi yang bisa digunakan (radiasi, etc.) Adakah yang berpengalaman dengan hal ini? MOhon kiranya dishare teknologi yang bisa digunakan? Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Agustus 2007 dapat dilihat dihalaman berikut.

Tanya – Haryo

Rekan-rekan,

Di salah satu kapal yang difungsikan sebagai storage hasil produksi kami,
kami memiliki beberapa compartment di hull yang difungsikan sebagai Produced oil storage tanks. Setelah sekian lama kami gunakan, kami ingin mengetahui jika ada pengendapan material yang lebih berat di dasar tank-tank tersebut dan berapa ketebalannya. Kalau dipermukaan, saya rasa lebih banyak teknologi yang bisa digunakan (radiasi, etc.) Adakah yang berpengalaman dengan hal ini? MOhon kiranya dishare teknologi yang bisa digunakan?
Terima kasih,

Tanggapan 1 – kokok_ip@indosat

Itu sounding tapenya diolesi pasta yang tebal, kalau perlu alat soundingnya diamplas & dibikin sedikit kasar permukaannya sehingga tidak licin & oil pastenya melekat baik.

Kalau oil pastenya tebal, jejak endapan / bekas jejak lumpurnya bisa kebaca & bisa dibedakan dari bacaan minyaknya.

Tanggapan 2 – Haryo

Pak Kip,

Makasih buat shairng pengalamannya. Saya yakin tips ini akan bermanfaat juga buat temen-temen yang punya masalah sama dengan saya.

Saatnya untuk dipraktekkan nich…

Tanggapan 3 – roeddy setiawan

Dear Pak Haryo,

Sebetulnya idea pak Kip betul, biasa kita memperkirakan sediment di 0.5 juta bbl memakai sounding. jadi dibawahnya , diatas pemberat dikasih bahan kimia yang berubah warna kalau terkena emulsi atau air pak, ketika dicabut jejaknya tinggal disitu. jadi sepanjang ada lubang yang bisa dimasukan sttraping gauge . kita ukur. nanti profilenya ketahuan.

Rekan anda di product movement selalu mengandalkan itu buat bikin inventory report tiap malam.yang cangih ada juga, memakai radar , saya kira banyak modelnya. ada juga services company yang punya alat seperti sidescan sonar, jadi fish nya di ulur via lobang buat mengukur, hasilnya cepat langsung ketahuan oil level wtr level sedimen level.

Tanggapan 4 – kokok_ip@indosat

Pakai alat yang murah2 saja bos, bisa: sounding tape / bambu / batang kuningan yg disambung tali dll. Suruh aja mualim satunya / oil movement masukkan lewat lobang sounding setelah tangkinya kering ( habiz di strip dry ). Insya Allah bisa kebaca tebalnya endapan dalam tangki, tinggal crewnya disana punya feeling gak nyoundingnya.

Tanggapan 5 – Haryo

Terima kasih atas responnya, Pak Kip.

Idenya sederhana tapi mantap. Namun dalam hal ini, tank yang kami punya tidak pernah kering/dikeringkan. belum pernah dilakukan…Ada potensi bahwa minyak masih menggenang di bagian atas sehingga kalau dicelup, saat ditarik keatas, udah ilang lagi tuch jejak ketebalan endapannya.

Share This