BPZ Energy telah menandatangani dua kontrak jangka pendek dengan Peruvian Navy untuk dua tanker 6,000-bbl untuk mengangkut minyak lebih awal daripada yang direncanakan dari lahan minyak dan gas Corvina di Nlok Z1 offshore barat laut Peru.

BPZ Energy telah menandatangani dua kontrak jangka pendek dengan Peruvian Navy untuk dua tanker 6,000-bbl untuk mengangkut minyak lebih awal daripada yang direncanakan dari lahan minyak dan gas Corvina di Nlok Z1 offshore barat laut Peru.

Lahan diharapkan akan memulai produksi kira-kira 2,500 b/d minyak di awal November. Awal bulan ini, lahan yang diuji 8,300 b/d minyak dan 184 MMcfd gas, kebanyakan dari Lower Miocene Upper Zorritos formation.

BPZ berencana akan me ramp up produksi dari 2,500 bo/d sampai 4,000 bo/d dengan menggunakan dua kapal tongkang apabila produksi tersedia pada akhir tahun atau awal tahun depan.

BPZ sebelumnya mengumumkan bahwa dua tongkang, Nomoku dan Nu’uanu, masing-masing dengan kapasitas kira-kira 40,000 bbl, sudah di kontrak dan akan dijadikan sebagai fasilitas floating production, storage, dan offloading serta transport barges di pengoperasian produksi minyak perusahaan. Kapal tongkang tersebut sekarang ini akan dilengkapi dengan peralatan di pelabuhan Paita, tapi telah mengalami penundaan yang disebabkan penjadwalan.

Nomoku akan digunakan sebagai FPSO, ditambatkan di CX11 platform, sementara Nu’uanu akan digunakan untuk mengangkut minyak antara offshore lahan Corvina dan 62,000 b/cd kilang minyak Talara, 70 mil selatan dari pengoperasian BPZ.

Sumber: www.ogj.com