Select Page

Trunnion Mounted ball valve : bagian ball memiliki tumpuan di 2 titik pada trunnion (atas-bawah) bagian atas terhubung dengan lever/tuas untuk memutar ball tsb, bagian bawah bertumpu pada body, kedua tumpuan sebagai pivot point; Floating Ball valve : bagian ball bertumpu di bagian atas saja yang terhubung dengan tuas sedangkan bagian bawah hanya menempel pada seal; Top Entry : bagian ball dpt dimasukkan/dibongkar dari body dari bagian atas ball valve yang terhubung dengan lever; Side entry : bagian ball dpt dibongkar pasang dari bagian samping body ball valve; Reduce bore : diameter output dan siameter lubang pada ball lebih kecil daripada diameter pipa masuk; Full bore : diameter input diameter ball dan diameter output sama besarnya.

Tanya – ariek ar

Selamat sore rekan milis,

Saya mohon pencerahan mengenai Ball Valve, karena banyak istilah dan maksud yang saya belum mengerti, seperti di bawah ini :

– Trunnion Mounted

– Top Entry

– Side Entry

– Floating Ball Valve

– Reduce Bore

– Full Bore

Mohon rekan2 milis dapat memberikan pengertian untuk istilah diatas tadi.

Atas perhatian dan informasinya, saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – panji hindarto

Mas Ariek,

Sedikit gambaran

Trunnion Mounted ball valve : bagian ball memiliki tumpuan di 2 titik pada trunnion (atas-bawah) bagian atas terhubung dengan lever/tuas untuk memutar ball tsb, bagian bawah bertumpu pada body, kedua tumpuan sebagai pivot point.

Floating Ball valve : bagian ball bertumpu di bagian atas saja yang terhubung dengan tuas sedangkan bagian bawah hanya menempel pada seal.

Top Entry : bagian ball dpt dimasukkan/dibongkar dari body dari bagian atas ball valve yang terhubung dengan lever.

Side entry : bagian ball dpt dibongkar pasang dari bagian samping body ball valve.

Reduce bore : diameter output dan siameter lubang pada ball lebih kecil daripada diameter pipa masuk.

Full bore : diameter input diameter ball dan diameter output sama besarnya.

Tanggapan 2 – Anpan

Mas Ariek,

– Trunnion Mounted >

Dimana ada post guiding di bagian bawah untuk menahan keseimbangan bagian bawah pada tekanan/pressure.

– Top Entry> Ball valve dimasukan dari atas dan bisa on line repair.

– Side Entry> Ball valvenya dimasukan dari samping.

– Floating Ball Valve> Kebalikan dari Trunnion mounted. biasanya recomend hanya untuk rating max. 600 #.

– Reduce Bore> Out letnye mengecil tidak sama dgn inlet.

– Full Bore> Inlet dan out let sama sukurannya.

Detail bisa ditambahkan rekan2 instrument lainnya.

Tanggapan 3 – Sutrisman

Menambahkan keterangan dari rekan2 sebelumnya, berikut adalah penjelasan saya:

– Trunnion Mounted => See Fig-1 & 2

– Top Entry => See Fig-5

– Side Entry => See Fig-6

– Floating Ball Valve => Fig-3 &4

– Reduce Bore => See Fig-4

– Full Bore => See Fig-3

Ada satu lagi istilah yang sering digunakan dalam ball valve, yaitu Short pattern dan Long Pattern (See Fig-5 & 6). Sesuai dengan namanya, Short Pattern memiliki dimensi face to face lebih pendek di banding saudaranya Long Pattern. Karena memiliki ukuran lebih pendek dan berat yang lebih ringan, maka type Short pattern lebih disarankan untuk digunakan di Offhore Platform yang notabene memiliki keterbatasan space dan beban.

Ada pepatah kuno ‘Satu gambar melukiskan sejuta kata’. Mudah2-an gambar yang ada dilampiran email ini bisa menjawab pertanyaan2 mas Ariek. TK

Share This