Select Page

Vortex Induced Vibration (VIV) di offshore structure biasanya dipakai untuk mengecheck element structure yang langsing seperti conductor, riser, dsb. VIV ini terjadi karena dipengearuhi oleh beban lingkungan seperti arus dan gelombang. Bayangkan jika kita mempunyai element silinder yang mulus dan panjang yang terkena aliran arus/gelombang, aliran fluida yang tadinya steady akan terhambat dan terbentuklah pola aliran fluida di sekeliling element tersebut. Pola aliran fluida inilah yang disebut vortex (pusaran-pusaran lokal fluida), jika ini berlangsung secara continue, akan berpotensi menyebabkan vibrasi pada element tersebut. Vortex ini dipengaruhi oleh parameter kecepatan arus/gelombang (U), diameter silinder (D) dan viscositas fluida (v) dan dirumuskan sebagai angka Reynolds (Re) = D U / v, makin tinggi angka reynoldnya akan berpotensi terjadi vibrasi.

uci sanusi

Kpd structural engineer offshore,

Pd API RP2A, f=St Utot/D, St=strouhal no.
Utot:total incident velocity incl axial compnent. Apakh kt harus menjumlah semua velocity walau berbeda arah?

Tanggapan 1 – Tecky Surawijaya

VIV disebabkan oleh steady flow, jadi U (velocity) yang dipakai biasanya sustained current atau wind speed.

Tanggapan 2 – rd_gautama@fmi.com

Gaya dalam semua perhitungan mekanika tergantung dari vektornya; dari jika ingin disuperposisi juga harus yang searah…
logisnya seperti itu bukan?

Tanggapan 3 – didik.s.pramono

VIV (Vortex Induced Vibration) terjadi karena adanya unsteady flow patterns sebagai akibat wind atau any fluid flows yang mengenai member (misalnya jacket pile, conductor atau yang lain). Hal ini akan mengakibatkan vibration member ke arah longitudinal axis. Setuju dengan pendapat Pak Tecky, nilai velocity yang dipakai adalah sustained current atau wind speed. Jangan lupa untuk calculation existing structure, marine growth thickness harus dipertimbangkan.

Lebih complete silakan refer ke buku Dinamics of Marine Structures published by Ciria Underwater Engineering Group.

,b>Tanggapan 4 – Indera Sadikin isadikin@gmail.com

Vibration ke arah longitudinal axis? Maksud pak Didik ‘transverse’ mungkin?

Tanggapan selengkapnya dari pembahasan diskusi Bulan Agustus 2007 dapat dilihat dalalm file berikut:

Share This