Penentuan apakah perlu high speed balancing (balancing pada putaran operasi) ataukah low speed balancing adalah tergantung dari flexibilitas rotor. Apabila rotor termasuk flexible rotor maka high speed balancing tidak dapat dihindari. Untuk menentukan rotor itu termasuk flexible atau tidak maka ada beberapa kriteria nya di dasarkan pada mode analysis.

Tanya – Budi Wahyu – EGD

Dear Milis

Saya pingin nanya tentang High speed balancing (Steam Turbine & Pompa ).

– Ada beberapa turbine dan pompa kami yang mempunyai speed 5000 rpm, untuk Workshop Balancing biasanya vendor kami memakai low speed untuk balancing 1 unit shaft, impeller dll. Dari normal speed operasi 5000 rpm di balancing dengan speed 1200 rpm. Yang ingin saya tanyakan : batasan minimum ( ratio ) berapa untuk balancing dari high speed tersebut. Saya udah cari2 di API 687 dan yg laennya tidak ada.

Terima kasih

Tanggapan 1 – diva erenst

Pak Budi

Balancing yang terbaik adalah pada kecepatan operasinya, namun apabila perlengkapan tidak memungkinkan maka dapat dibalancing di kecepatan dibawah kecepatan operasi, namun harus diketahui apakah kecepatan balancing dan kecepatan operasi sama2 berada dibawah frekuensi pribadi pertamanya atau dua2nya berada diatas diatas frekuensi pribadi pertamannya? dan untuk low speed balancing tingkat ketidakbalans harus sangat rendah dan itu mengecu ke standar.

Tanggapan 2 – Budi Wahyu – EGD

Kalau standar low speednya gimana, mungkin bapak punya hitungannya.

Tanggapan 3 – mdferry2000

Yth. Pak Budi,

Kalau boleh saya tambahkan di sini, bila ditinjau dari kecepatan putaran bapak dipertimbangkan sebagai rigid shaft maka low speed balancing dapat dilakukan. Dan bilamana dipertimbangkan sebagai fleksibel shaft maka balancing pada operating speed adalah yang terbaik. Rigid shaft adalah shaft yang beroperasi dibawah 70% dari operating speednya, sedangkan fleksible shaft bila putaran dari 70% critical speed sampai di atas critical speed.
Karena pada putaran dekat dan di atas critical speed shaft sudah melengkung, sehingga tidak memberikan hasil yg bagus bila di balans pada low speed di bawah critical speednya.

Demikian, semoga bisa membantu.

Tanggapan 4 – Budi Wahyu – EGD

Dear Milis

Saya pingin nanya tentang High speed balancing (Steam Turbine & Pompa )
– Ada beberapa turbine dan pompa kami yang mempunyai speed 5000 rpm, untuk Workshop Balancing biasanya vendor kami memakai low speed untuk balancing 1 unit shaft, impeller dll. Dari normal speed operasi 5000 rpm di balancing dengan speed mulai dari 1000 ~ 3000 rpm. Yang ingin saya tanyakan :
– batasan minimum atau maximum ( ratio ) speed berapa yang di izinkan untuk balancing dari high speed tersebut ke low speed. Saya udah cari2 di API 687 , IRD balancing dan yg laennya tidak di cantumkan.
mohon info dari rekan2 milis.

Terima kasih

Tanggapan 5 – Ilham santoso

Salam,

Penentuan apakah perlu high speed balancing (balancing pada putaran operasi) ataukah low speed balancing adalah tergantung dari flexibilitas rotor. Apabila rotor termasuk flexible rotor maka high speed balancing tidak dapat dihindari. Untuk menentukan rotor itu termasuk flexible atau tidak maka ada beberapa kriteria nya di dasarkan pada mode analysis.

Namun untuk praktisnya, Shenck memberi guidance, secara garis besar sebagai berikut:
rotor dibalance pada low speed balancing, pada semua balancing plane diberikan trial mass dengan berat dan sudut angular yang sama, kemudian rotor diputar dan diukur unbalance nya, (A1) kemudian trial mass dipindahkan ke tengah rotor, atau pada area yang akan memberikan defleksi terbesar pada rotor dan kemudian diputar kembali untuk dicatat unbalance nya, (A2)
bila rasio antara (A2 -A1)/A1 dibawah 0.2 maka rotor dapat digolongkan sebagai rigid rotor dan dapat di balance pada low speed, namun jika di atas 0.2 maka rotor adalah flexible rotor dan harus dibalance secara high speed.

Jika merujuk API, setahu saya (CMIIW) maka API berrusaha mendorong agar high speed balancing tidak diperlukan dengan mengatur spesifikasi running speed, Separation Margin, maximum run out, material, etc.

Demikian semoga membantu,

Tanggapan 6 – Hendra, Ronny

Pak Wahyu,

Setahu saya tidak ada batasan ratio speed yang di izinkan untuk melakukan balancing (tidak melewati operating speed tentunya 🙂 ). Yang ada adalah perbedaan methodology. Kalau saya pribadi, jika operating speednya 5000 rpm, maka ya harus di balancing pada 5000 rpm, karena pada kondisi itu kita harapkan tuh mesin bakal memberikan mode deflection terindah. Hal itu yang saya selalu saya lakukan jika in situ balancing steam atau gas turbine.

Mudah2an membantu.

Tanggapan 7 – Budi Wahyu – EGD

Memang sebaiknya begitu, tapi selama ini turbine atau pompa kami di balancing pada low speed, apakah vendor kami tidak punya high speed balancing. Kata mereka di balancing low speed sudah mewakili. Makanya saya pingin bukti atau komplin mereka. Kenyataan di lapangan selalu high vibration (unbalance) waktu solo run / test run.

Terima kasih

Tanggapan 8 – Budi Wahyu – EGD

Terima kasih atas jawabannya, rekan2 milis ada yg mau nambah info.

Dan apabila rotor tersebut fleksible, jadi bisa di balancing dg low speed, pertanyaan saya : berapa nilai speed yg di izinkan.

Contohnya , speed 5000 rpm di balancing pada speed 1200 rpm. Kenapa tidak 1500 atau 300 rpm.

Setahu saya, vendor melakukan trail running beberapa kali speed dari speed terkecil sampai maksimum speed yg di punyai alat balancing. Utk menentukan sudut yg sama.