Select Page

Karyawan kontrak pendapatannya lebih besar ketimbang karyawan tetap pada jabatan yang sama. Kalau pemain bola transfer fee diberikan oleh club baru kepada pada club lama. Signing fee hanya diberikan kepada top players. Kalau karyawan mengundurkan diri sebelum masa kontrak, maka karyawan harus ganti rugi kepada perusahaan. Secara otomatis kontrak berakhir setelah masa kontrak berakhir. Tidak perlu memberikan pemberitahuan.

p>Tanya – Nugraha

Rekans,

Saya sering dengar bahwa saat ini banyak perusahaan yang lebih suka memperkerjakan karyawannya dengan status kontrak (mungkin on project basis). Mohon info/pengalamannya yang pernah kerja dengan status ikatan kontrak.

1. Benarkah dengan status kontrak maka gaji karyawan relatif lebih besar?

2. Jika kita liat pemain bola, diawal kontrak mereka dapat ‘signing fee’ yang besarnya bisa sampai 10% dari total kontrak. Apa ini juga bisa berlaku untuk karyawan kontrak?

3. Bagaimana jika si karyawan pindah kerja ke tempat lain sebelum masa kontraknya habis (walau telah memberi notice sebelumnya), apakah ada penalty-nya? Berapa besar biasanya? Bagaimana jika si perusahaan yang memutuskan kontrak?

4. Pada akhir kontrak, apakah si karyawan/perusahaan tetap perlu memberi notice sebelumnya jika pihak yang bersangkutan tidak berminat memperpanjang kontrak?

Tanggapan 1 – Eri Triharso

Sekalian nimbrung, mohon pencerahan.

1. Apakah KKWT Migas berlaku untuk semua level (dari labour sampai Manager?) dan perusahaan , termasuk kontraktornya KPS?

2. Apa hak karyawan dan kewajiban perusahaan menurut KKWT Migas (Kontrak Kerja Waktu tertentu), jika masa kontrak karyawan berakhir ? Termasuk apakah ada uang pesangon, besarnya berapa?

3. Peraturan Pemerintah yang mana berkaitan dng KKWT ini dan apakah sesuai dng Peraturan Depnaker terbaru?

4. Bagaimana jika kontrak yang sudah ditandatangani, dimana telah ada pasal-pasalnya dan ternyata kita sudah setujui, akan tetapi tidak seiring dng KKWT.

Terimakasih atas pencerahannya.

Tanggapan 2 – Hero Hero

Pak Nugraha,

Di negara2x yang system ‘social security’ nya sudah bagus… banyakorang cendrung memilih kontrak kerja karena :

*) Tunjangan kesehatan mereka tidak tergantung dengan tempat merekabekerja.

*) Tunjangan hari tua mereka pun demikian, terlepas dia kerja sendiri(seperti jualan) atau kerja di sebuah perusahaan besar/kecil ataulokal/asing

*) Mudah mendapatkan pekerjaan di tempat lain

Selain itu juga pihak perusahaan akan banyak mendapat keuntungan dankemudahan, kalau memang pekerjaan nya hanya untuk sementara waktukenapa harus sewa orang untuk jangka waktu lama … dan juga prosespemutusahan hubungan kerja nya gampang.. habis masa kontrak.. habis lahsudah ikatan.

Menjawab pertanyaan anda :

1) Betul bahwa pekerja kontrak itu gajinya lebih besar. Kalau menurut saya kelebihannya itu adalah kompensasi untuk perasaan ‘secure’ yangsementara…
selama masa kontrak saja.
Malah di tempat saya ada 2 macam tipe kontrak… disebutnya ‘staffcontract’ dan ‘daily rate contract’. ‘Daily rate contract’ ini tidakmendapat facilitas apa2x seperti cuti
tahunan, cuti sakit dan tunjangan2x. Gajinya berkisar $600 keatasper hari nya (potong gaji ketika tidak masuk kerja dengan alasanapapun) sedangkan yang ‘staff
contract’ sekitar $400/hari + cuti tahunan + cuti sakit +tunjangan + perasaan was-was setiap 2 tahun :-)) sementara pekerjapermanent berbahagia dengan
$100-200/hari + cuti yang lebih panjang + tunjangan yang beranekaragam + pesangon kalau kena PHK dan minus perasaan was-was masakontrak.
Besarnya gaji diatas hanya sekedar perbandingan saja.

2) Sepengetahuan saya tidak ada ‘signing fee’…. mungkin diposisi CEOitu terjadi … ntah lah

3) Biasanya sama seperti perkerja yang lain, ada ‘notice period’ kalaumau keluar sebelum masa kontraknya habis dan kalau diawal masuk ada’uang pindah’ atau ‘signing
fee’ biasanya ini yang harus dikembalikan prorata dari masakontrak.
Umumnya perusahaan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja sebelummasa kontrak berakhir walaupun posisi si pekerja ‘redundant’ kecualiada ‘misconduct’ dari si
pekerja.
Itulah kontrak tidak perlu ‘notice period’ kalau sudah habis masakontraknya. Tapi biasanya yang terjadi sebelum masa kontrak berakhirkarena sudah saling
kenal kedua belah pihak akan ‘sounding’ mau terus atau mau berhentiatau terus tapi naik gaji…jadi tidak ada ‘suprise’ di akhir kontrak.

Tanggapan 3 – Donny Agustinus

Hal ini juga sempat menjadi pemikiran saya, makanya saya lakukan sedikit riset, hasilnya saya tulis di blog saya.

Kalau mau baca boleh saja, sekadar pem

http://don85.wordpress.com/2007/08/20/studi-kasus-pegawai-kontrak-vs-pegawai-tetap-di-inggris/

Tanggapan 4 – bonie satria

Pak Nugraha,dan rekan2.

Ini share saja pengalaman saya sehubungan pertanyaan pak Nugraha.

Saya pernah dikontrak KPS melalui fihak ketiga dengan jabatan mgr.

> Kontraknya setahun bisa diperpanjang,setiap habis kontrak diberi gaji sebulan,THR tetap diberikan. Kalau kita mundur harus memberitahukan sebulan sebelumnya,tapi uang akhir kontrak tdk diberikan,kalau perusahaan yg memundurkan kita,uang habis kontrak diberikan.

> Fasilitas sehubungan pekerjaan diberikan haknya sama dengan karyawan selevelnya ( asuransi,pakaian kerja,kendaraan etc naik psw business class,rumah ) Otoritas dan kewenangan pemegang jabatan juga sama. Yg membedakan kita dibayar oleh kontraktor,mereka dibayar company,dan jelas mereka dapat berbagai jaminan kesejahteraan lainnya sesuai program psh.

> Kalau soal nilainya ya relatip mas,tergantung capabilitas kita dan hasil nego dengan perusahaan, apakah kontrak lebih besar juga relatip dari kacamata mana kita melihatnya.

Sekedar mengingatkan sebelum td tangan kontrak baca baik2. Mudah2an bisa membantu tambah /share pengalaman.

Tanggapan 5 – Indra Daitona

Pak Nugraha,

Yang saya amati memang karyawan kontrak pendapatannya lebih besar ketimbang karyawan tetap pada jabatan yang sama. Kalau pemain bola transfer fee diberikan oleh club baru kepada pada club lama. Signing fee hanya diberikan kepada top players. Kalau karyawan mengundurkan diri sebelum masa kontrak, maka karyawan harus ganti rugi kepada perusahaan. Secara otomatis kontrak berakhir setelah masa kontrak berakhir. Tidak perlu memberikan pemberitahuan.

Share This