Jenjang Safety Personel : 1. Safety Man —-> sebagai lini terdepan, bertugas untuk meyakinkan seluruh pekerjaan perbaikan dilaksanakan dengan cara selamat; 2. Safety Inspector —-> sebagai atasan dari beberapa safety man, bertugas untuk meyakinkan seluruh pekerjaan perbaikan dan pekerjaan operasi di area yang diawasinya dilakukan dengan cara selamat; 3. Safety Officer —> sebagai atasan dari beberapa safety inspector, bertugas untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan operasi dan pemeliharaan diseluruh fasilitas perusahaan dilakukan dengan cara selamat; 4. Safety Coordinator —> sebagai atasan dari beberapa safety Officer, bertugas untuk menerapkan Safety Management di suatu perusahaan.

Tanya – iwan amiruddin

Dear All,

Perusahaan saya bermaksud mengirim personilnya untuk mendapatkan sertifikat sebagai safety officer. Mohon info untuk mendapatkan safety officer certificate itu dimana yah?

Tanggapan 1 – Tri_Yulianto

Mungkin ini bisa membantu

Bahwa sertificate sebagai safety officer ada beberapa departemen yang mengeluarkan yaitu :

1. sebagai Ahli K3 umum yang dikeluarkan Depnaker maka seharusnya dia ikut program di depnaker setempat (propinsi) setelah itu akan di kirim bersamaan secara nasional di cisarua (depnaker pusat) atau juga bisa ikut program AK3 umum di PJK3 (perusahan jasa K3) sekarang AK3 banyak yang mengadakan, selain itu juga ada AK3 specialist missal Alkon, Sucofindo dll (certificate ini hanya berlaku pada perusahaan yang di tunjuk atau atu pindah perusahaan harus di urus lagi ke perusahaan sekarang).

2. sebagai POP (pengawas operasional pertama) , POM (Pengawas operational madya), POU (Pengawas Operasional utama) (tergantung jabatan yang di sandang) yang dikeluarkan Mine Inspector ( departemen Sumber energy dan mineral) biasanya setiap perusahaan mengundang mine inspector datang ke site untuk mengetes staffnya agar mendapatkan ini (kartu ini berlaku semua tambang).

Sedang certificate lain seperti Fire Brigade, First Aid, JSA , safety investigasi dll sebagai pendukung dan menambah wawasan sebagai safety lebih complete.
Mungkin ini info dari saya dan mungkin ada yang mau nambahkan lagi dan mau ngoreksi komen saya . thanks

Tanggapan 2 – Nanang Jamil

Dear Expert,

Sehubungan dengan pertanyaan mas Iwan tentang Safety Officer, dan diskusi Kompetensi Safety Man yang telah berjalan. Perkenan saya membuka diskusi tentang Jenjang Safety Personel di Indonesia.

Saya mulai dari sudut pandang dan pengalaman saya, mohon nanti dari rekan expert bisa menambahkan .

Jenjang Safety Personel, sebagai berikut :

1. Safety Man

2. Safety Inspector

3. Safety Officer

4. Safety Coordinator

Dengan tugas pokok sebagai berikut :

1. Safety Man —-> sebagai lini terdepan, bertugas untuk meyakinkan seluruh pekerjaan perbaikan dilaksanakan dengan cara selamat.

2. Safety Inspector —-> sebagai atasan dari beberapa safety man, bertugas untuk meyakinkan seluruh pekerjaan perbaikan dan pekerjaan operasi di area yang diawasinya dilakukan dengan cara selamat.

3. Safety Officer —> sebagai atasan dari beberapa safety inspector, bertugas untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan operasi dan pemeliharaan diseluruh fasilitas perusahaan dilakukan dengan cara selamat.

4. Safety Coordinator —> sebagai atasan dari beberapa safety Officer, bertugas untuk menerapkan Safety Management di suatu perusahaan.

Mohon rekan expert urun rembug pengalaman di masing masing perusahaannya.

Nanti setelah ada kesamaan persepsi, akan lebih mudah kita menentukan kompetensi dari masing masing jenjang tersebut diatas.

Jadi untuk mas Iwan, mohon bersabar, karena kalau yang anda tanyakan training Safety Officer, di Indonesia belum ada, karena untuk menjadi Safety Officer diperlukan sekumpulan pengetahuan dan keahlian yang mendukung.

Mudah2an nanti Milis Migas akan bisa menjadi pionir diseragamkannya sebutan jabatan di bidang Safety atau HSE, termasuk kompetensi masing masing jabatan tersebut.

Dengan bantuan seluruh rekan milis, saya yakin hal ini bisa terwujud.