Untuk informasi gelombang, metocean data hanya memberikan parameter tinggi, period dan arah. Bisa dalam bentuk Hmax, Tass atau Hs, Tp, etc. Penghitungan Morison loads tergantung wave theory apa yang dipakai. Bisa Airy, Stokes, etc. (tergantung site-specific characteristics dari gelombang). Dari sini baru bisa diitung velocity dan acceleration dari gelombang tersebut.

Tanya – uci sanusi

Dear milister,

Terutama kepada para Structural engineer offshore, sy ingin menanyakan tentang rumus Morison untuk menghitung beban gelombang pada member.

F = Fd + Fi

Fd = (Cd w A U Uabsolut)/2g

Fi = (Cm w V)/g dU/dt

Cd = drag coefficient

w = water density

A = projected area (diameter of pile)

U = component velocity vector normal to member

g = gravity acceleration

Cm = inertia coefficient

V = displaced volume per length

dU/dt = component of local acceleration vector normal to member

Darimana kita dapat dU/dt tersebut? , biasanya yang diberikan kan T, H, U(velocity), apakah percepatan juga diberikan pada data metocean?. Trims

Tanggapan 1 – iwan aryawan

Pak Uci,

Untuk informasi gelombang, metocean data cuma memberikan parameter tinggi, period dan arah. Bisa dalam bentuk Hmax, Tass atau Hs, Tp, etc. Penghitungan Morison loads tergantung wave theory apa yang dipake. Bisa Airy, Stokes, etc. (tergantung site-specific characteristics dari gelombang). Dari sini baru bisa diitung velocity dan acceleration dari gelombang tersebut.

Tanggapan 2 – hananto_nugroho

Rekan Uci,

Apak rekan uci akan melakukan analisa dengan SACS atau manual? Kalo mau melakukan analisa dengan SACS data T, H dan U (velocity) sebenarnya sudah cukup.

Tetapi kalau ingin melakukan analisa secara manual percepatan bisa diturunkan dengan dU/dt. Setahu saya, di data metocean yang pernah saya lihat, tidak ada data untuk percepatan.

Demikian, semoga membantu.