China Petroleum & Chemical Corp. (Sinopec) dan Iran telah menandatangani bersama pengembangan lahan minyak Yadavaran di Khuzestan, Iran, menurut laporan media Iranian Republic News dan China. MoU ditandatangani dua perusahaan pada bulan Oktober 2004.

Penulis : Eric Watkins

China Petroleum & Chemical Corp. (Sinopec) dan Iran telah menandatangani bersama pengembangan lahan minyak Yadavaran di Khuzestan, Iran, menurut laporan media Iranian Republic News dan China. MoU ditandatangani dua perusahaan pada bulan Oktober 2004.

“Perkiraan awal dari biaya project kira-kira 2 milyar dolar,” kata Menteri Perminyakan Iran, Gholam Hossein Nozari, dalam laporannya pada New China News Agency. Dia mengatakan, pelaksanaan kontrak akan dimulai segera.”Produksi dari lahan diharapkan akan dimulai pada tahun 2009.

Berdasarkan perjanjian, Sinopec akan mengembangkan lahan minyak pada tahap kedua. Produksi tahap 1 akan mencapai 85,000 b/d dalam 4 tahun, sementara Tahap 2 akan melihat tambahan 100,000 b/d yang ditambahkan setelah 3 tahun., kata Nozari. Dia mengatakan Sinopec diharuskan untuk memberikan 51% dari kontrak tambahannya kepada perusahaan-perusahaan Iran.

Lahan Yadavaran memiliki hasil potensial 300,000 b/d minyak mentah. Cadangan diperkirakan 3-18 milyar minyak dan 80 milyar cu m gas. China telah menyetujui akan membeli 10 juta ton/tahun LNG dari Iran selama 25 tahun.

Di Yadavaran ditemukan dua lahan, Koushk (ditemukan pada tahun 2000) dan Hosseinieh (ditemukan pada tahun 2002) yang akan dihubungkan dan dinamai lagi Yadavaran.

Pada 7 Jnauari 2004, Iran melakukan transaksi senilai 40 milyar dolar yang memberi perusahaan India, ONGC Videsh Ltd. saham 20% pada lahan, sementara India menyetujui akan membeli LNG 7.5 juta ton/tahun dari Iran selama 25 tahun. 29% sisanya dari lahan minyak, dimiliki oleh National Iranian Oil Co.

Sumber: www.ogj.com