Select Page

StatoilHydro melaporkan bahwa perusahaan akan mengebor lima atau enam sumur baru di lahan gas-kondensat Sleipner West di North Sea Norwegia pada tahun 2010 setelah mengeluarkan option untuk menggunakan West Epsilon jack up rig. Eksplorasi tambahan dapat menambah cadangan 9 milyar cu m gas dan menaikan produksi setelah diatas tahun 2020.

Penulis : Uchenna Izundu

StatoilHydro melaporkan bahwa perusahaan akan mengebor lima atau enam sumur baru di lahan gas-kondensat Sleipner West di North Sea Norwegia pada tahun 2010 setelah mengeluarkan option untuk menggunakan West Epsilon jack up rig. Eksplorasi tambahan dapat menambah cadangan 9 milyar cu m gas dan menaikan produksi setelah diatas tahun 2020.

“Penawaran memiliki nilai 620 juta kroner, dan nilai total dari kontrak saat ini dibuat bersama Seadrill untuk Sleipner West [drilling] sejak musim panas yang lalu yang saat ini berjumlah 1.18 milyar kroner,’ kata StatoilHydro.

Perusahaan akan membidik seismik baru pada lahan selanjutnya pada tahun ini, yang melihat pada seismik sebelumnya untuk menurunkan resiko dan meningkatkan keefektifan di pengoperasian pengeborannya. Perusahaan juga akan menggunakan wellhead platform di lahan Sleipner B.

Karbon dioksida dikeluarkan dari gas dan dimasukkan kedalam reservoir Utsira yang diisi air di Sleipner East. Sleipner West berada 110 m dibawah laut dan memiliki produksi sehari-hari 22.6 juta cu m gas dan 7,300 cu m unstable condensate. Sleipner B telah dikembangkan dengan Sleipner B unmanned wellhead platform dan proses platform, Sleipner T.

Sumber: www.ogj.com

Share This