Select Page

Thermal oil system prinsipnya sama dengan steam boiler system tapi menggunakan pelumas khusus sebagai media penghantar panas & energy. Sangat umum dipakai di industri perkapalan, migas, refinery, power plants, pulp & paper dan F&B mengingat bebas biaya ‘water treatment’ & less O&M cost. Untuk pemilihan thermal oil, harap perhatikan max film temp dan max bulk temp nya yang akan berpengaruh terhadap apakah oli tersebut mampu bekerja pada temp yang dibutuhkan system.

Tanya – Nasution Coki

Rekans,

Saya ada perkerjaan yang menggunakan thermal oil, berhubung data yang sangat minim, mohon pencerahan dari rekan-rekan yang mengetahui karakteristik dari fluida ini. BTW, thermal oil ini nantinya dipakai untuk water heater / heat recovery dan dipanaskan melalui boiler s/d 200degC. Sementara water temperature dari 91degC menjadi 98degC Terima kasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Andy

Pak Coki,

Sedikit share.& CMIIW

Thermal oil system prinsipnya sama dengan steam boiler system tapi menggunakan pelumas khusus sebagai media penghantar panas & energy.
Sangat umum dipakai di industri perkapalan, migas, refinery, power plants, pulp & paper dan F&B mengingat bebas biaya ‘water treatment’ & less O&M cost.

Beberapa artikel terkait;

HYPERLINK

‘http://www.paratherm.com/tipsheet.asp’http://www.paratherm.com/tipsheet.asp

HYPERLINK

‘http://www.paratherm.com/_downloads/Thermal_Fluid_vs_Steam.pdf’http://www.p aratherm.com/_downloads/Thermal_Fluid_vs_Steam.pdf

HYPERLINK

‘http://www.mobil.com/USA-English/Lubes/PDS/GLXXENINDMOMobiltherm_600.asp’ht
tp://www.mobil.com/USA-English/Lubes/PDS/GLXXENINDMOMobiltherm_600.asp

HYPERLINK

‘http://www.multitherm.com/resource-center.html’http://www.multitherm.com/re source-center.html

Karakter produk fluida thermal oil – mineral base & synthetic tergantung aplikasi, syn base lebih tahan panas + oksidasi dan mahal dalam investasi awal vs mineral grade. Jangan lupa flushing procedure saat start-up dan tiap cleaning/overhoul periode – bahasa lapangan-nya ‘Gurah system’.

p>Saferring points;

– Varnish/resin deposit akibat oxidasi dari HTO (thermal oil) di dalam systems.

– System harus bebas udara (vacuum) terkait ‘segi tiga kebakaran’ – oxigen – bahan mudah terbakar – sumber panas.

– Main cost awal – insulasi terhadap heat leak/loss

– Main operation cost – fuels for heating source, kalo bisa pakai waste dan economizer.

– Yang sering dilupakan – fine filtrations u/ varnish/resin removal

– harus pakai deep filtrations dan beta rating yang tepat. Akumulasi varnish/resin akan melaminasi internal pipeline dan mengurangi efisiensi proses perpindahan panas – ujung2nya boros energy & bahan bakar.

Filtrasi & separasi jenis mechanical filter & wire mesh gak bisa handle contaminasi varnish/resin yg super micron (sangat kecil) ini.

Untuk aplikasi Anda sebagai water heater – pasti perlu heat exchangers unit (Fin&Tube, PHE, atau jenis lainnya) plus thermal sensors, controller & regulator valves – saya lebih sering handle thermal oil sebagai pemanas minyak, bbm berat & drying + cooking process di industri F&B & kertas.

Bila minat saya punya case study ‘oxidation (oil degradation) in lubrication system’ ~2 MB akan saya share JAPRI or mungkin rekan2 lain ada yang minat juga – just email.

Semoga bermanfaat & sukses dengan project-nya,

Tanggapan 2 – Nasution Coki

Pak Ibnu,

Terima kasih atas infonya, saya tunggu juga case study yang bapak maksud via japri.

Tanggapan 3 – Lucky Hadari

Hanya menambahkan saja..

Untuk pemilihan thermal oil, harap perhatikan max film temp dan max bulk temp nya yang akan berpengaruh terhadap apakah oli tersebut mampu bekerja pada temp yang dibutuhkan system..

Share This