Select Page

Salah satu untuk flare flowmeter yang banyak dipergunakan adalah thermal dispersion type. Kalau nozzle (1′) belum ada, hot tap hanya diperlukan untuk sebuah nozzle kecil untuk memasukkan proble dari thermal dispersion flowmeter. Membuat bypass line untuk flare stack agak sulit dilakukan; lebih practical langsung melakukan hot tap pada flare flowline (preferable) atau kalau terpaksa di flare stack.

Tanya – Osa Kurniawan Ilham

Rekan-rekan,

Salah satu pilihan untuk flare gas metering (permanent installation, bukan portable) adalah ultrasonic flowmeter. Ada beberapa brand sudah tersedia di market. Yang jadi masalah adalah bagaimana proses instalasinya dilakukan, mengingat flare selalu dalam kondisi operasi, apalagi ketika plant shutdown. Karena itu, hot-tapping menjadi satu-satunya pilihan dalam situasi seperti ini.

i>Apakah ada info dari rekan-rekan yang pernah melakukan hot-tapping untuk flare gas metering seperti gambaran prosedurnya (preparation atau installation), kontraktor yang berpengalaman, kesulitan-kesulitan yang dialami dan biaya kasarnya (diluar harga ultrasonicnya).

Mohon sharingnya. Kalau ada yang keberatan di jalur umum, silakan kontak saya di japri.

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Dear pak Osa,

Sebetulnya hot tap buat flare line relatif lebih aman dibanding life line yang operasinya dekat dengan derating pressure. pada saat operasi tidak masalah juga karena memang fluida yang mengalir itu berperan sebagai coolant pada saat split tee (untuk dudukan full bore valve dan boring machine) di pasang di tempat yang direncanakan.

Yang pak osa perlukan short nya saya kira membuat bypass /seperti bypass buat control valve gitu pak. dengan weld split tee di tempat yang pak osa tunjuk, pasang valve nya, pasang boring machine melubangi pipa, baik nya pnematic drive biar ngak nambah risiko, kupon di retrieve, valve di tutup, bleed boring machine, dismantling. begitu pula tempat satunya abc nya sama.

Setelah terpasang dua valve pasang line bypass.

Pasang 2 stople plug di main line. kadang kadang setelah stople terpasang bisa saja minta dibuatkan pilot hole buat depresurize main line dan di tambah purging biar aman. baru cut main line. install ut meter. pre comission meter & electronic nya. sudah oke, kembalikan stople plug ke yang punya (kalau mau sekalian dibeli juga boleh, kiding) dekomission bypass dan full testing flow meter, tentunya harus seijin mandor besar, buang buang gas ini kan duit( sambil melotot baca usulan pak osa) katanya.

Tapi saya kira sebelum sampai kesana ada banyak hal hal yang di rundingkan dg rekan di operasi, rundingkan dan tentukan size dr bypass yg acceptable, provided plant dalam keadaan stabil (he he maksud saya kan operasi anda tidak akan terjadi disaat plant emergency situation, semua depresurize sehingga sampai pada size yang sekarang pak osa have to deal with) tapi ada saja pak yang minta full size. nah itu sih bagai mana baik nya saja apa di bekep atawa dibuat sakit gigi supaya ngak ikut rapat lagi, wah ini becanda lagi. soal seperti ini memang sering sehingga cost jump to the sky, kalau size yang sekarang 30 inches hem hem hem 2x 30′ split tee,2 fullbore valve 30′, 4 flange 30′ dll meskipun cuman 150# ansi ukuran gajah gini sudah sulit very expensive delivery nya kadang kadang ada yang usul 54 week yah setahun aja kalau gitu sekalian.

Setelah size aceptable. next step, develop the prosedure, every job is unique, job analisis, hazard identification, hazard mitigation, assign group leader, emergency situation. emergency handling. semua di persiapkan. ah hampir lupa baiknya tunjuk job audit pak, maklum kata orang kita suka sembrono. orang ini yang ngawasin dari jauh, apa yang harus nya ada, tapi tidak ada, harusnya dibikin tapi tidak dibikin, berguana untuk post mortem dr projek pak osa. detail dari tata titi teteh eh abc yang penting bisa dirujuk api RP2201 kalau ngak salah atawa 2200 agak lupa nih.

Setelah semua kira kira siap dr specifikasi valve,piping schedule,flange , split tee (beli komplit atas bawah) tinggal procurement material, selanjutnya bisa kita undang kontraktor, TDW very good, tipco dll dan rep ya kita interview sambil lalu sambil minta prosedure yang pernah mereka bikin, kalau ngak cocok dengan kita bikin suruh pulang, minta yang lain he he he. di tulisan kelihatan ribet banget yah pak, believe me kalau dikerjakan sebenarnya biasa saja. yang susah sebenarnya kalau banyak ahh uhh ngak bisa ini dan keluar dr mulut senior anda saat rapat ini mah gimana baik nya lagi saja pak.

Tanggapan 2 – Waskita Indrasutanta @wifgas

Pak Osa dan rekan-rekan,

Salah satu untuk flare flowmeter yang banyak dipergunakan adalah thermal dispersion type. Kalau nozzle (1′) belum ada, hot tap hanya diperlukan untuk sebuah nozzle kecil untuk memasukkan proble dari thermal dispersion flowmeter.

Membuat bypass line untuk flare stack sepertinya agak sulit dilakukan; lebih practical langsung melakukan hot tap pada flare flowline (preferable) atau kalau terpaksa di flare stack.

Kalau perlu informasi lebih lanjut mengenai thermal dispersion flowmeter, silahkan menghubungi kami melalui japri.

Share This