Select Page

Bagaimana caranya kita menentukan nilai safety stock untuk suku cadang sebuah mesin? misalnya kita mempunyai 10 mesin yang berbeda-beda tanggal ganti olie-nya, setiap mesin membutuhkan 5 liter olie, pemesanan olie membutuhkan waktu 3 hari, dan rata-rata pemakaian 25 liter untuk 3-4 hari. Jadi berapa sebaiknya angka safety stock ataupun range angka stock olie yang mesti disimpan dalam gudang kita, adakah rumusnya? Mengingat keterbatasan tempat penyimpanan supaya lebih efisien.

Tanya – Syahril Dian Purwono

Rekan-rekan Migas Yth,

Saya ingin bertanya, bagaimana caranya kita menentukan nilai safety stock untuk suku cadang sebuah mesin? misalnya kita mempunyai 10 mesin yang berbeda-beda tanggal ganti olie-nya, setiap mesin membutuhkan 5 liter olie, pemesanan olie membutuhkan waktu 3 hari, dan rata-rata pemakaian 25 liter untuk 3-4 hari. Jadi berapa sebaiknya angka safety stock ataupun range angka stock olie yang mesti disimpan dalam gudang kita, adakah rumusnya? Mengingat keterbatasan tempat penyimpanan supaya lebih efisien. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan – Wahyu Hidayat

Mas Syahril,

Rumus umum untuk Reorder Point (ROP) dan Reorder Quantity (ROQ) yang pernah saya pelajari sebagai berikut:

ROP = (Lead Time x Annual Usage)/365

Annual Usage bisa diganti dengan Monthly Usage dan angka 365 menjadi 30.

Economic Order Quantity = akar dari [(2 x Annual Usage x Order Cost)/(20% Price)]

Safety Stock:

Critical = Mean Absolute Deviation x 2.33

Standard = Mean Absolute Deviation x 1.64

Average Stock On Hand (SOH) = EOQ/2 + Safety Stock

nnSaya agak-agak lupa, mungkin rekan SCM bisa bantu?

Definisi:

• Safety Stock (SS) is minimum quantity to be always available in stock at all time. .

• Re-Order Point (ROP) is the point where the stock level will need to replenish by reordering stock replacement.

• Re-Order Quantity (ROQ) is the quantity to reorder when stock level reaches ROP.

Share This