Select Page

Spektrum mana yang lebih tepat untuk Indonesia? Dari beberapa penelitian yang dulu pernah dilakukan, kelihatannya tidak ada satupun yang bisa benar-benar cocok (di Selat Makassar bahkan cenderung double-peaked spectrum). Namun secara umum dapat diamati spektrum gelombang yang terukur di beberapa tempat di Indonesia agak narrow banded. Jadi rasanya JONSWAP lebih cocok. Namun kalau kita ingin sedikit konservatif (dalam kaitan dengan dynamic amplifikasi thd struktur) mungkin pakai Pierson-Moskovitch, karena bandwidth-nya lebih lebar.

Tanya – uci sanusi

Bp I Gede Pradnya,

Saya minta diterangkan masalah Jonswapp dan pierson mozkovitz spectrum, kepadatan spectrum dan penggunaan jonswap dan pierson moskovitz dlm mencari wave force. Satu lg ttg penggunaan zero cross period.

Tanggapan 1 – Arif.Wibisono@ikpt

Coz mas Uci tanya ke P Gede, jadi saya ga bermaksud menjawab pertanyaannya :).

Cuma kalau lagi ada waktu, coba googling EM 1110-2-1100 Part II Chapter 1 Water Wave Mechanic. Disitu ada penjelasan tentang apa-apa yang sampeyan tanyakan.

Kalau sampeyan punya Orcaflex (versi demo bisa didowload di www.orcina.com), bisa dilihat sea water elevation untuk hampir semua jenis teori gelombang (regular, irregular ato random) dan khusus untuk gelombang random, tentu kita bisa lihat grafik spektrumnya. Saya pikir pengetahuan bentuk sea water elevation untuk masing-masing teori gelombang cukup penting, karena itu bentuk fisik yang bisa terlihat beda untuk tiap-tiap teori gelombang (dan tentu saja yang beda adalah persamaan matematisnya).
Sehingga nantinya kita punya sense, bahwa pemilihan teori gelombang akan mempunyai efek terhadap besar beban gelombang yang diterima struktur. Kalo bebannya beda, pasti beda juga dong (misalnya) dimensi member-member struktur kita.

Semoga membantu, cmiiw.

Tanggapan 2 – pragana79

Terimakasih, saya kira ini sudah menjawab pertanyaannya Uci…:-).

Tapi perlu saya luruskan bahwa teori gelombang tidak sama dengan teori probabilitas gelombang. Yang umumnya dimaksud dengan ‘Teori Gelombang’ adalah: teori gelombang linear (Airy wave theory), teori gelombang non-linear (Stokes, dsb). Sedangkan teori tentang tentang spektrum gelombang itu kaitannya dengan teori probabilitas.

Mungkin yang tidak ada di buku (Water Wave Mechanics) tersebut adalah soal spektrum mana yang lebih tepat untuk Indonesia? Dari beberapa penelitian yang dulu pernah saya lakukan, kelihatannya tidak ada satupun yang bisa benar-benar cocok (di Selat Makassar bahkan cenderung double-peaked spectrum). Namun secara umum saya amati spektrum gelombang yang terukur di beberapa tempat di Indonesia agak narrow banded. Jadi rasanya JONSWAP lebih cocok. Namun kalo kita ingin sedikit konservatif (dalam kaitan dengan dynamic amplifikasi thd struktur) mungkin pakai Pierson-Moskovitch saja, karena bandwidth-nya lebih lebar.

Share This