Select Page

Crude transfer pump adalah pompa biasa saja, dengan spesifikasi yang diperuntukkan untuk duty nya . Misal crude transfer pump dari tank farm/custody meters ke tanker/sbm.

Tanya – helmi abdullah helmi

Dear All

Saya engineer Muda yang masih sangat minim pengalaman, melalui email ini saya minta tolong kepada rekan-rekan yang py bahan, tulisan atau pengetahuan yang lebih mengenai CTP tersebut tolong dibagi ya,,saya masih banyak belum tau tentang CTP Tersebut.rencana saya mau membuat Report ya sejenis tulisan tentang CTP di akhir training nanti. Terima kasih banyak sebelumnya, dan saya sangat mengharap bantuan saudara2 sekalian.

Tanggapan – roeddy setiawan

Dear Pak Helmi,

Crude transfer pump ya pompa biasa saja. dengan spesifikasi yang diperuntukan untuk duty nya . Misal crude transfer pump dari tank farm/custody meters ke tanker/sbm.

Thru put dr pompa ditentukan saat engineering dr facilities, kalau yang akan datang tanker 500,000 bbl dan teman2 di marketing foresee bisa lifting full 500,000 bbl crude nah ini kan suda requirement. tanker ngak boleh lama lama ngisi nya, jadi kalau kelamaan bisa saja fihak terminal kena denda , say design rate 500,000 bbl/day. yang pasti kalau harus ngisi 500,000 bbl pasti lebih dari 24 jam. karena pada satstart low thruput, check sana sini okay baru ke operating rate. kalau sudah mau topping slow lagi sampai sesuai dg permintaan. persis di pomp bensin. kalau mau end jalannya slow.

Jadi variable speed recommended , multi unit, bagai mana denagn head, tentunya piping hydraulic yang harus dilihat. hal hal yang di inginkan dalam skenario . itu yang kita tulis sbg spesifikasi, untuk deliver thruput sebasar ini, ngak boleh berhenti tiba tiba, bisa dibayangkan masa yang begitu besar dg velocity gede juga kalau tiba tiba pompa dut, fluida di belakang dan depan masih jalan, energy sebesar itu somehow mesti didisipate untuk esd juga tidak bisa lansung close, pipa setebal 1/2 inches bisa jebol karena momentum dan shock wave.

Untuk masa ini, kalau bapak beli pompa crude tr, sebelum pompa jadi anda sudah tahu charaternya via CFD analisis, jadi kalau kurang cocok, bisa trim disini, atau pasang flow conditioner di inlet dll, atau suction pipe kekecilan sehingga vortex dan cavitasi jadi langganan. jadi pak helmi lebih confident menetukan pilihan.

Untuk kelas nya ada ANSI, ada API . kalau seal ada mechanical seal dg pendingin fluida nya sendiri, atau diambil dari luar. ada yang cukup packing gland saja.

Jadi ringkas nya , yang kita taruh selalu fit to purpose, memang ada yang bisa dipertukarkan, tapi pada umumya setiap aplikasi sedikit banyak berbeda. tidak bisa digeneralisasikan. untuk itulah profesi kita sbg engineer dibutuhkan. Begitu kan pak Helmi.

Share This