Select Page

Dua pompa dipasang secara pararel memang menghasilkan debit yang lebih besar, tetapi ‘tidak sampai 2x lipatnya’ (ada grafiknya). Sama halnya dengan 2pompa dipasang secara seri, hal ini pun juga menghasilkan debit yang lebih besar dan menghasilkan pressure yang lebih besar pula (lebih besar jika dibandingkan pressure pada pemasangan 2 pompa secara pararel).

Tanya – Risang Raheditya

Mau bertanya masalah pompa secara parallel.

1. Dua buah pompa sentrifugal multistages dengan head dan capasitas yang sama apakah dapat diinstallsecara paralel untuk mendapatkan debit yang lebih besar?

2.adakah kendala ato problem2 yg mungkin muncul dalam aplikasinya dilapangan?(berbeda dengan teorinya).

3.Bagaimana sistem instalasinya yg tepat?apakah diperlukan header?apakah dia line untuk main pipe (pipa transfer hasil paralel 2 pompa tsb) =2 x dia discharge pompa?

4.Jika 2 pompa dengan merk dan speck yg sama dipasang secara peralel tsb apakah masih ada kemungkinan 1 pompa kalah dibanding pompa yang satunya?

5.apa gejala2nya jika hal ini terjadi?apakah dari penunjukan ampere motor yg tinggi?

Tanggapan 1 – Punjung Sasmito@singgar-mulia

Saya coba menjawab,

Setahu saya kalau 2 pompa dipasang secara pararel memang menghasilkan debit yang lebih besar, tetapi ‘tidak sampai 2x lipatnya’ (ada grafiknya). Sama halnya dengan 2 pompa dipasang secara seri, hal ini pun juga menghasilkan debit yang lebih besar dan menghasilkan pressure yang lebih besar pula (lebih besar jika dibandingkan pressure pada pemasangan 2 pompa secara pararel).

Tanggapan 2 – Nurfathoni

Pak Risang,

Kita musti liat system headnya, dalam artian si piping sistemnya apakah memang didesain untuk 2 pompa running, kalau melihat kasus ini sepertinya awalnya hanya untuk satu pompa running ya Pak…

Dengan dipasang paralel, untuk piping system hanya didesain satu pompa, maka flow yang dihasilkan dapat diprediksikan dari pertemuan pump curve (paralel) dengan system headnya.. di titik temu itulah, nantinya bisa diprediksikan berapa flow actual yang bisa dideliver oleh kedua pompa tersebut.. tentunya ini tidak akan sampai 2X capasitas masing2 pompa loh…

Hal ini berlaku juga ketika ada sistem yang didesain kontinyu untuk 2 pompa atau lebih, sebagai contoh 3 pompa.. maka perlu dicek juga ketika 1 atau dua pompa trip, maka pompa yang masih online akan mengejar konpensasi flow untuk bisa bertemu dengan system curve piping systemnya yang didesain untuk 3 pompa.. Apabila ga ketemu, maka yang terjadi pompa yang masih online tersebut adalah over run/ over ampere, dan akhirnya akan impact pada drivernya..

Karena itu pada sistem 2 pompa atau lebih akan dipasang valve controller untuk mengkompensasi/merubah/mencekik system curve pompa, ketika salah satu atau salah dua dari pompa itu trip..

Begitu Pak, mungkin ada rekans lain yang menambahi/mengoreksi..

Share This