Select Page

Secara teoritis maksimal velocity untuk compresible fluid di pipa dibatasi oleh sonic velocity.
Jika kecepatan fluida mendekati sonic velocity, maka akan mengakibatkan noise dan vibrasi pada pipa, dan akan terjadi choke flow. Hal ini harus dihindari. Pipeline biasanya didesign tidak melebihi 80% sonic velocity.

Tanya – eddy_armay

Dear all ,,,

Mohon pencerahan tentang dampak velocity gas terhadap sistem pipeline dan berapa batas maximum velocity gas dalam pipa ( standard apa yg memuat batasan-batasan tersebut).

Tanggapan 1 – alfa kemang

Coba jawab yah..

Mungkin bisa liat di API 14E

Setahu saya untuk gas min velocity 15ft/s dan max 60 ft/s (CMIIW).

Tanggapan 2 – Nurfathoni

Angka max 60 fps di sana disebutan tidak mutlak..
Hanya disebut ‘mungkin/ potensial’ menghadapi masalah noise saja…

Dalam gas, kriteria utama adalah pressure drop dalam pipa..
Apakah ukuran pipa tersebut bisa/masuk kriteria pressure drop yang kita inginkan (dp/100) masih okeykah??

Kalau emang masih okey, kita bisa saja lewatkan dengan velocity yang lebih besar dari 60 fps, bahkan bisa juga sampai 100-120 fps, selama kriteria pressure drop masih okey..
Untuk prediksi noise, tinggal diitung berapa Mach number untuk ukuran pipa tersebut.. kalau memang tinggi, ada/besar kemungkinan nantinya timbul masalah noise..

Demikian semoga membantu…

Tanggapan 3 – Desbudiman@tripatra

Halo,

Secara teoritis maksimal velocity untuk compresible fluid di pipa dibatasi oleh sonic velocity.
Jika kecepatan fluida mendekati sonic velocity, maka akan mengakibatkan noise dan vibrasi pada pipa, dan akan terjadi choke flow.
Hal ini harus dihindari. Pipeline biasanya didesign tidak melebihi 80% sonic velocity.

Referensi yg saya baca, jika gas (single phase) yg akan bapak alirkan memiliki excess pressure maka velocity gas max 250 ft/sec bisa digunakan.

Jika fluida tsb two phase, yg diperhatikan tidak hanya max velocity, tapi juga erosional velocity, pressure drop dan minimum velocity. API 14 E bisa bapak gunakan untuk jadi acuan. Terutama untuk menghidari slug flow yg akan mengakibatkan fluktuasi pressure dan vibrasi.

Tanggapan 4 – asuyant

Dampaknya yang paling utama adalah erosi (makanya namanya juga jadi erosional velocity). Dampak yang lainnya adalah kebisingan (onshore/topside). Itung-itungannya bisa pakai rumus yang ada di API- 14E, kriterianya juga ada di situ.
Max velocity sebenarnya bukan isu yang besar untuk pipeline. Dampak yang lebih berat adalah min velocity. Dampak akibat min velocity: akumulasi liquid di pipa atau bahkan slugging.
Penjelasan lebih lanjut dibahas di OTC Paper 4485, May 1983 oleh Salama, M.M. and Venkatesh, E.S., ‘Evaluation of API RP 14E erosional velocity limitation for offshore gas wells,’ .

Share This