Select Page

Aplikasi DWC di industri oil gas dan petrokimia ini tergolong masih baru. Konsep tentang DWC itu sendiri sudah muncul sejak tahun 40an (Dutch Patent No 41850, US Patent 2295256, US Patent 2471134). Tapi memang susah diterima oleh industri karena mekanisme kontrol dan operasinya masih terlalu rumit dibandingkan dengan conventional direct distillation sequence. Ditambah lg banyak pertimbangan2 lainnya. Katanya, konsep ini dikembangkan untuk mengatasi thermal inefficiencies karena mixing di kolom distilasi hulu sebelum masuk ke kolom distilasi hilir. Secara teori, konsep ini bisa menghemat sampai 30% energy saving dan 30% capital cost saving.

Tanya – zulfan adi putra

Assalamualaikum,

Bapak2/Ibu2 Migas yg baik,..

Saya ingin menanyakan ttg Dividing Wall Column (DWC). Bagaimana ya cara mendesign ato mensimulasi kolom distilasi ini dgn Hysys? Di hysys ga ada icon dasar utk DWC ini, tp mungkin bisa dimodifikasi dari kolom2 yg udah ada.
Klo ada yg udah pernah berurusan dgn DWC ini, mohon disharing teori dan praktiknya jg, dan kalo bisa contoh kasusnya jg, hehehe… berhubung saya ga ngerti.
Oh ya, denger2 BASF, KBR, Sumitomo Heavy Industry, Linde AG, dan Krupp Uhde udah pernah membuat kolom ini. Bisa disharing jg klo ada informasinya?
Terima kasih banyak….

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Dear Pak Zulfan,

Topik yang menarik tentang DWC ini, apalagi saya dengar baru dua puluhan unit yang operational di dunia ini. jadi boleh dibilang uptodate atau masih bau kencur yah ???, masih bisa keluar berbagai optimisasi, refinement yang memberikan comercial advantage.

Menurut saya mungkin DWC bukan jawaban untuk setiap pemisahan. sistem dua kolom sangat mungkin lebih energy efficient dr pada dwc. untuk dwc reboiler harus di set lebih tinggi untuk mencakup low boiling point species. pada system dua kolom. reboiler yang pertama tidak perlu di set setinggi DWC, dan reboiler yang kedua diset lebih tinggi tapi laju umpan nya sudah jauh berkurang, jadi pemakaian energy nya kalau dijumlah reboiler satu dan dua lebih kecil dr DWC.

Hysys modeling bisa bapak gunakan ‘custom column’ bapak perlu 4 column untuk modeling dwc. internal stage nya bapak hubung hubungkan via internal stream yng tersedia. untuk satu section dwc harus ada satu diatas, satu dibawah satu dikiri dan satu dikanan dinding dwc..

Silahkan coba mudah mudahan bapak bisa membuat ikon DWC yang bisa dishare di milis tercinta ini.

Tanggapan 2 – zulfan adi putra

Pak Roeddy,

Iya, bener Pak bahwa aplikasi DWC di industri oil gas dan petrokimia ini tergolong msh baru. Msh bau kencur dan anak kemarin sore, hehehe… Padahal, konsep ttg DWC itu sendiri udah muncul sejak tahun 40an (Dutch Patent No 41850, US Patent 2295256, US Patent 2471134). Tp mmg susah diterima oleh industri karena mekanisme kontrol dan operasinya msh terlalu rumit dibandingkan dengan conventional direct distillation sequence. Ditambah lg banyak pertimbangan2 lainnya.

Katanya, konsep ini dikembangkan utk mengatasi thermal inefficiencies karena mixing di kolom distilasi hulu sblm masuk ke kolom distilasi hilir. Secara teori, konsep ini bisa menghemat sampe 30% energy saving dan 30% capital cost saving.

DWC jg bukan jawaban utk setiap pemisahan karena DWC ini akan memiliki kinerja baik jika dipilih utk kondisi spt:

a. kemurnian (purity) dari middle product yg diambil dari side stream itu diinginkan lbh tinggi dari pada distilasi konvensional.

b. komposisi middle product itu sekitar 60-70% dari aliran feed sementara komposisi lighter dan heavier product terbagi sama rata dari sisanya.

c. pemisahan antara middle product dgn lighter product harus kurang lbh sama sulitnya dgn pemisahan antara middle product dgn heavier product.

d. diinginkan utk meningkatkan laju aliran side stream dalam revamping.

Kelemahannya:

a. Ya itu tadi pak, boiler mesti bekerja di temperatur tertinggi dan kondenser di temperatur terendah. Jika dibandingkan dgn conventional direct distillation sequence di mana boiler di kolom pertama dan kondenser di kolom kedua yg mungkin bisa diset utk bekerja di intermediate level of temperature. Konsep heat integration bisa sulit dikembangkan di DWC atau jika mmg ada supply energy di intermediate level, maka DWC tidak akan bisa memanfaatkannya. Atau yg plg parah jg kemungkinan degradasi atau polimerisasi senyawa2 di boiler DWC.

b. dua kolom direct distillation sequence jg punya fleksibilitas dalam mengoperasikan tekanan di keduanya, sementara DWC cm bisa diset pada satu tekanan layaknya sebuah kolom distilasi.

c. kolom DWC jg mungkin jauh lbh tinggi dan lebih lebar diameternya dibandingkan dgn kolom distilasi biasa. Linde udah bikin kolom DWC terbesar di dunia (sampe saat ini) utk Sasol dgn tinggi 107 m dan diameter 5 m.

Jd, semuanya mesti ada trade-off nya.

Terima kasih banyak Pak… Klo ada informasi2 baru ttg DWC lg tolong dishare…. Apalagi klo informasi itu mmg lgsg dari praktiknya, ga hanya dari buku ato jurnal…

Tanggapan 3 – M. Iqbal

Bapak Zulfan,

Kalo bapak Zulfan berminat lebih jauh tentang DWC, mungkin bapak Zulfan bisa ngubungi Prof Zarko Olujic di TU deflt (Z.Olujic@TUDelft.nl).
Beliat sangat intense sekarang meneliti tentang DWC ini dan disalah satu kuliahnya saya pernah liat beliau melakukan simulasi DWC menggunakan Aspen. Sebenarnya simulasi ini dilakukan oleh Phd studentnya tapi tentunya beliau juga punya data2 mengenai ini. Dari apa yang saya liat sekilas, simulasi dapat dilakukan dengan menggunakan dua kolom distillasi tapi dengan beberapa manipulasi/trik pada setiap streamnya (feed, distillate and botttom ).
Saya nggak ingat ato tepatnya nggak tau udah berapa unit DWC yang terinstall sekrang ini, tapi BASF dan J.Montz GmbH dari jerman adalah salah satu pemain utama dalam teknologi DWC ini.

Semoga sedikit membantu.

Share This