CNG adalah singakatan dari ‘ Compressed Natural GAS ‘ atau gas bertekanan tinggi, dimana gas CNG adalah gas metan ( CH4 ) yang sistim pengankutanya menggunakan tabung dan tidak melalui pipa. Adapun alasan meng-Compressed gas tersebut bertujuan agar lebih efisien kita mengangkut gas dalam jumlah lebih banyak ke tempat customer. CNG bertujuan mensuply customer yang mempunyai kebutuhan energy gas tetapi di daerah mereka tidak terdapat jaringan pipa.dan apabila ditinjau dari ekonomisnya gas CNG lebih murah 30%-50% bila dibandingkan energy dari BBM ( Bahan Bakar Minyak ) dan juga gas CNG ramah lingkungan. Adapun wujud dari gas CNG masih berupa gas, jadi tidak berupa cair, hanya gas tersebut di tekan di tekanan 200 bar atau di kisaran 3600 psi.kemudian setelah gas tersebut di ‘padatkan’ dalam tabung tabung, kemudian di delivery-kan ke pelanggan pelanggan yang membutuhkan gas tersebut. Adapun pelanggan tidak perlu menyiapkan ‘storage’ karena tabung yang di tarik oleh primemover tersbut akan menjadi storage di pelanggan.Sehingga sangat efisien dan praktis apabila kita menggunakan energy CNG.

Tanya – agung yulianto

Dear all,

Mohon pencercahannya mengenai CNG.

Perusahaan saya akan mengganti BBM solar dgn CNG,

1. Kriteria apa saja yg perlu diperhatikan dlm melakukan konversi tsb?

2. Utk melakukan bid kira2 penilaian apa saja yg menjadikan pembobotan

Tanggapan 1 – Andy

Pak Agung,

Boleh di infokan lebih lanjut agar mudah menjawab pertanyaannya;

– Sistem apa yang akan di konversi? (engine atau heating process)?

– Pilihan teknologi konversi;

a. bi-fuel, menggunakan 1 jenis bahan bakar, seperti taxi (otto cycle) dgn pilihan gasoline atau gas.

b. dual fuel, mengunakan 1 atau 2 bahan bakar, diesel only atau diesel +gas.

c. dedicated gas engine, perubahan total dari basic mesin diesel ke otto cycle (mono fuel)

Tanggapan 2 – juna ed

Untuk CNG bapak hanya menyiapkan daugter station saja. untuk bid aspek efficiensi, HSE, kepastian supply. Bpk Agung bisa korespondensi atau diskusi dengan saya via email langsung jangan ke mailist biar tidak menggangu mailist.

Tanggapan 3 – Triez

Sekedar menambahkan, mungkin klo untuk process heating,calorific value gas,nya juga,pak,berapa btu/scf,karena nilai calorific value kadang berbeda tiap lokasi/daerah walaupun jenis gas,nya sama.Selain itu mungkin dew point ato kandungan air saat masuk ke metering karena pressure CNG sangat tinggi,perubahan suhu dan temperature mungkin bisa menimbulkan kondensasi sehingga volume cradle,nya berkurang lama kelamaan akibat adanya kemungkinan masuknya O2..

Tanggapan 4 – Herry Putranto@cendrawasih

Dear Pak Agung Yulianto,

Pertanyaan bapak tentang konversi CNG saya forward kepada teman saya Pak Didik Direktur Operasi PT IEV Gas yang bergerak di pengadaan CNG untuk industri non Pipeline di Jabodetabek dan sudah berjalan beberapa bulan ini. Perusahaan tersebut memiliki kuota untuk memasarkan CNG sebesar 5 MMSCFD dari lapangan Pertamina E & P di Bekasi. mungkin krn beliau sibuk jadi ditugaskan ke stafnya untuk menjawab pertanyaan pak Agung. Hanya dalam tulisan ini tdk dimuat Foto2 alat angkut /trailer CNG untuk distribusi ke Industri. Nanti deh saya akan kirim kan untuk pengetahuan kita bersama beberapa model alat angkut CNG yang sdh beroperasi di Indonesia. Semoga bermanfaat.

Tanggapan 5 – Gunawan Tyas Jatmiko

Kpd Yth Bpk. Herry Putranto

Menanggapi pertanyaan dari bapak diatas, mungkin ada sedikit informasi yang akan saya sampaikan, yaitu mengenai apa itu CNG. CNG adalah singakatan dari ‘ Compressed Natural GAS ‘ atau gas bertekanan tinggi, dimana gas CNG adalah gas metan ( CH4 ) yang sistim pengankutanya menggunakan tabung dan tidak melalui pipa. Adapun alasan meng-Compressed gas tersebut bertujuan agar lebih efisien kita mengangkut gas dalam jumlah lebih banyak ke tempat customer. CNG bertujuan mensuply customer yang mempunyai kebutuhan energy gas tetapi di daerah mereka tidak terdapat jaringan pipa.dan apabila ditinjau dari ekonomisnya gas CNG lebih murah 30%-50% bila dibandingkan energy dari BBM ( Bahan Bakar Minyak ) dan juga gas CNG ramah lingkungan. Adapun wujud dari gas CNG masih berupa gas, jadi tidak berupa cair, hanya gas tersebut di tekan di tekanan 200 bar atau di kisaran 3600 psi.kemudian setelah gas tersebut di ‘padatkan’ dalam tabung tabung, kemudian di delivery-kan ke pelanggan pelanggan yang membutuhkan gas tersebut. Adapun pelanggan tidak perlu menyiapkan ‘storage’ karena tabung yang di tarik oleh primemover tersbut akan menjadi storage di pelanggan.Sehingga sangat efisien dan praktis apabila kita menggunakan energy CNG.

Adapaun keuntungan kuntungan apabila menggunakan CNG adalah :

1. Harga pasti lebih murah bila dibanding dengan energy BBM ( HSD, MFO, LPG ) berdasar equifalen kalori per MMBTU ( Milion Metrik British Thermal Unit = standart satuan panas internasional )

2. Pressure yang dihasilkan akan stabil ( Karena dari tekanan 200 bar –> 1-15 bar )

3. Tidak ada biaya maintenance untuk equipment yang telah diinstall menggunakan gas

4. Ramah lingkungan

Untuk menjawab pertanyaan dari bapak untuk melakukan konversi dari Solar menjadi CNG ada beberapa aspek yang harus diperhatikan terlebih dahulu,yaitu:

1. Jenis Equipement ( Vehicle, Genset, Boiler ) karena setiap equipment berbeda konversianya

2. Jumlah consumtion. dimana kalau menggunakan HSD untuk Genset atau vehicle yang masih menggunakan bensin ataupun solar, mereka tidak bisa menggunakan 100% gas tetapi terdapat konsumsi 70% gas dan 30% masih menggunakan bensin atau solar tergantung dari energy yang digunakan sebelumnya.

Demikian informasi yang bisa saya sampaikan,terima kasih.