GNL Mejillones (GNLM), 50-50 joint venture Suez Energy International dan perusahaan tembaga Codelco, telah memperoleh izin lingkungan untuk terminal regasifikasi LNG yang direncanakan di Mejillones di bagian utara Chili. Terminal akan memiliki annual send-out capacity 5.5 million cu m gas yang direncanakan, cukup untuk memproduksi 1,100 Mw listrik.

GNL Mejillones (GNLM), 50-50 joint venture Suez Energy International dan perusahaan tembaga Codelco, telah memperoleh izin lingkungan untuk terminal regasifikasi LNG yang direncanakan di Mejillones di bagian utara Chili. Terminal akan memiliki annual send-out capacity 5.5 million cu m gas yang direncanakan, cukup untuk memproduksi 1,100 Mw listrik.

GNLM berencana akan memulai segera pengerjaan preparatory field dan akan memulai pembangunan terminal jetty dan onshore dalam beberapa bulan kedepan, kata Suez.

Gas pertama diharapkan akan dikirim pada akhir tahun 2009 atau awal tahun 2010.

Untuk penampungan LNG, GNLM akan menggunakan pengangkut LNG konvensional yang akan tetap ditambatkan secara permanen untuk jetty. Suez Global LNG akan menyediakan floating storage unit (FSU). Fasilitas onshore akan meliputi pompa, kompresor, vaporizer dan pipeline.

Perusahaan pertambangan BHPB-Escondida, Collahuasi, El Abra, dan Codelco Norte telah seluruhnya menandatangani kontrak pembelian gas bersama GNLM untuk menutupi kebutuhan pembangkit listrik selama 3 tahun, yang dimulai pada tahun 2010. GNLM juga menandatangani perjanjian suplai LNG dengan Suez untuk volume dan durasi yang sama.

Perusahaan berharap akan mencapai keputusan pada akhir tahun di Tahap 2, pembangunan sebuah tanki penampungan onshore untuk menggantikan FSU.

Suez juga sedang mengembangkan dua unit 150 Mw thermal electric power station di bagian utara Chili dan memegang 84.7% saham di perusahaan transportasi gas Gasoducto NorAndino.

Sumber: www.ogj.com