Design criteria merupakan kriteria atau parameter yang harus diikuti dalam merancang/mendesign suatu equipment or process. Atau boleh dibilang merupakan batasan/costraints dalam mendesign, contohnya ketika kita sizing line, dari perhitungan kita dapat diameter X dengan pressure drop 0.5 psi, namun berdasarkan design criteria untuk kondisi tersebut pressure drop yang diijinkan misalnya max. 0.1 psi, ya mau ga mau kita harus menghitung ulang diameter pipa tersebut untuk mendapatkan pressure drop di bawah design criteria.

Tanya – putrinoranoveramindra

Dear Rekan milis,

Saya mohon informasinya tentang Process Design Criteria, Process design criteria itu apa? dalam project digunakan untuk apa? data apa saja yang dibutuhkan dalam penyusunannya?
Dan kira2 literatur apa yang saya butuhkan untuk mempelajari process design criteria ini?
Maaf, mungkin pertanyannya terlalu banyak, karena saya masih sangat baru di bidang oil & gas ini. Thanks alot & Best Regards

Tanggapan – E_Sa20

Design criteria merupakan kriteria atau parameter yang harus diikuti dalam merancang/mendesign suatu equipment or process. Atau boleh dibilang merupakan batasan/costraints dalam mendesign, contohnya ketika kita sizing line, dari perhitungan kita dapat diameter X dengan pressure drop 0.5 psi, namun berdasarkan design criteria untuk kondisi tersebut pressure drop yang diijinkan misalnya max. 0.1 psi, ya mau ga mau kita harus menghitung ulang diameter pipa tersebut untuk mendapatkan pressure drop di bawah design criteria.

Dalam project biasanya digunakan sebagai guidance bagi engineers untuk mendesign.
Setiap COMPANY biasanya memiliki design criteria sendiri-sendiri, n biasanya merupakan rangkuman atau summary dari code or standards yang ada baik itu API, ASME, ANSI, IP, dll, or berdasarkan pengalaman dari COMPANY itu sendiri berdasarkan operation di lapangan, dan biasanya dalam design criteria tersebut juga me-refer ke code or standard yang ada seperti tersebut diatas.