Select Page

Dalam pengelasan, sering kali kita berbicara tentang setting pengelasan hanya dengan menyebut current(ampere) saja sedangkan voltage seolah terlewatkan.
Welding machine untuk proses SMAW(TIG) menggunakan supply current yang constant atau biasa disebut constant current(CC) dimana welding machine dapat mengatur/mengontrol current dengan baik tetapi tidak memiliki control untuk voltage. Tetapi sebenarnya setiap arc memiliki voltage dimana arc tidak bisa berdiri sendiri tanpa ampere dan voltage Electrode Ø 3.2mm membutuhkan ampere +/- 125 amps dan memiliki voltage sekitar 25Volts saat arc terbentuk.

SHIELDED METAL ARC WELDING (STICK WELDING)

Dalam pengelasan, sering kali kita berbicara tentang setting pengelasan hanya dengan menyebut current(ampere) saja sedangkan voltage seolah terlewatkan.
Welding machine untuk proses SMAW(TIG) menggunakan supply current yang constant atau biasa disebut constant current(CC) dimana welding machine dapat mengatur/mengontrol current dengan baik tetapi tidak memiliki control untuk voltage. Tetapi sebenarnya setiap arc memiliki voltage dimana arc tidak bisa berdiri sendiri tanpa ampere dan voltage Electrode Ø 3.2mm membutuhkan ampere +/- 125 amps dan memiliki voltage sekitar 25Volts saat arc terbentuk.
Daya listrik yang dihasilkan(dibutuhkan) adalah amps(A) x volts(V), jadi jika dihitung arc powernya
125V x 25A = 3125 Watts, Daya sebesar 3125 Watts akan menghasilkan energi panas tinggi dan
terkonsentrasi di ujung electrode sehingga electrode akan meleleh dan membentuk molten weld pool Berdasarkan pengalaman yang ada adalah untuk membentuk satu kondisi pengelasan yang tepat dimana saat current naik maka harus diikuti pula dengan naiknya voltage.
Ideal arc voltage line untuk SMAW mulai pada 20 volts, dan akan naik sebesar 4 volts untuk setiap kenaikan 100 amps.

Selengkapnya :

Share This