Select Page

Bronzeoak Group UK telah memasuki kesepakatan dengan PetroVietnam Tourism & Service Co. (Petrosetco), sebuah cabang dari Vietnam Oil & Gas Corp., milik pemerintah Vietnam untuk membangun bioethanol production plant di Dung Quat Economic Zone Provinsi Quang Ngai.

Penulis : Eric Watkins

Bronzeoak Group UK telah memasuki kesepakatan dengan PetroVietnam Tourism & Service Co. (Petrosetco), sebuah cabang dari Vietnam Oil & Gas Corp., milik pemerintah Vietnam untuk membangun bioethanol production plant di Dung Quat Economic Zone Provinsi Quang Ngai.

Kepala Provinsi, Nguyen Xuan Hue menyetujui rencana kerjasama yang bernilai 138 juta dolar yang akan melihat konstruksi dari fasilitas yang sanggup memproduksi ethanol 150 million l/tahun dari kira-kira 1 juta ton/tahun cassava.

Pabrik akan dikembangkan di lahan seluas 30-50 hektar, dan produksi akan disuplai ke pasar dalam negeri untuk sektor manufacturing dan transport. Petrosetco akan memegang 51% saham dan Bronzeoak 49%.

Pada Juli 2007, BP PLC mengatakan bahwa mereka akan mendukung program pengembangan Bronzeoak dari fasilitas produksi bioethanol skala besar diseluruh Asia Tenggara dan Afrika dengan menginvestasikan di project yang dipilih dan juga mengkontribusikan pengetahuan dan jaringannya dari pengoperasian downstream untuk membantu mempercepat program.

“Dukungan BP akan menyediakan tambahan besar untuk program kami dan mengizinkan kami untuk mempercepat aktifitas pengembangan kami selama 5 tahun kedepan,” kata managing direktur Bronzeoak, Graham Stowell.

Maret lalu, Petrosetco dan Itochu Corp. Jepang menadatangani MoU untuk mendirikan joint venture untuk pembangunan bioethanol production plant di Vietnam dengan menggunakan tapioca chips untuk memproduksi 100 juta 1/tahun dari 99.8% pure ethanol untuk penggunaan di manufacturing dan angkutan.

Menurut dua partnernya, pabrik akan dibangun di Hiep Phuoc Industrial Park, Ho Chi Minh City. Dengan produksi diharapkan akan mulai di quarter pertama tahun 2009. Pembangunan atas project diharapkan senilai 80-100 juta dolar, yang akan dimulai pada quarter ini.

Sumber: www.ogj.com

Share This