Sebuah prosedur tidaklah perlu ditambah embel-embel HSE dibelakangnya, karena memang sudah seharusnya sebuah prosedur kerja menjamin keselamatan dan kesehatan saat/sesudah pekerjaan berlangsung + kualitas produk/layanan yang diharapkan. JSA, JHA, ISSOW dan metode Safety Risk Assessment lainnnya adalah bahagian dari sebuah metode yang membangun sistem manajemen agar bisa diperlihatkan (visible) keberadaan (availability) sebuah business assurance yang terdokumentasi (documented).

Tanya – Budi HW

Bpk&Ibu,

Ada yang punya HSE PROCEDURE untuk pekerjaan civil (pemasangan brick wall, concrete dll) yang berhubungan dengan pekerjaan civil. Thanks. Atas bantuannya.

Tanggapan 1 – Nanang Jamil

Mas Budi HW,

Ijinkan saya sedikit berbagi.

Ada dua sudut pandang (pendekatan) yang ingin saya sampaikan disini.

Pertama, prosedur dalam arti ‘safety precaution’.

Untuk hal ini kita lebih pas menggunakan tool Job Safety Analysis (JSA) atau Job Hazard Analysis (JHA).
Saya yakin mas Budi sudah bisa JSA tersebut, di kolom paling kanan dari form JSA itulah kita mendapatkan Prosedur Kerja Aman nya.

Kedua, prosedur dalam arti ‘kesisteman’, yang artinya kita harus melihat pekerjaan sipil sebagai sistem manajemen keselamatan.
Disini saya kutipkan sedikit dari buku ‘Construction Safety Management’, tulisan Raymond E Levit dan Nancy M. Samelson, Edisi Kedua,terbitan John Wiley & Sons, Inc, Newyork, 1993.
Yang intinya sama dengan sistem keselamatan kerja yang lain, Construction Safety Management merupakan kegiatan dari seluruh level manajemen yang harus menciptakan goal organisasi dimana seluruh pekerja harus ditraining dan dimotivasi untuk bekerja di konstruksi secara aman dan produktif. Hasil riset menunjukkan bahwa lebih dari 80% kecelakaan di bidang pekerjaan konstruksi disebabkan oleh tindakan tidak aman dari pekerjanya. Dengan alasan tersebut, Construction Safety Management lebih baik menggunakan pendekatan behavior based safety dibanding pendekatan fisik konstruksinya. Mudahan membantu.

Tanggapan 2 – Dirman Artib

Sebuah prosedur tidaklah perlu ditambah embel-embel HSE dibelakangnya, karena memang sudah seharusnya sebuah prosedur kerja menjamin keselamatan dan kesehatan saat/sesudah pekerjaan berlangsung + kualitas produk/layanan yang diharapkan.

JSA, JHA, ISSOW dan metode Safety Risk Assessment lainnnya adalah bahagian dari sebuah metode yang membangun sistem manajemen agar bisa diperlihatkan (visible) keberadaan (availability) sebuah business assurance yang terdokumentasi (documented).

Janganlah membangun Prosedur HSE, tapi bangunlah prosedur kerja yang mempunyai perspektif HSE dan efektif mencegah kecelakaan.