Select Page

Untuk menghitung pig travelling time biasanya memakai matematika biasa, volume pipeline dibagi dengan rate harian dan ditambahkan dengan safety faktor sekitar 10% dari perhitungan. Untuk pipeline minyak, karena fluktuasi pumping rate dari booster station biasanya dihitung setiap jam, maka asumsi pig traveling time dihitung berdasarkan pumping rate terakhir.

Tanya – malano_k

Salam buat para milist,

Kalau ada diantara milist yang mengetahui cara menghitung travel time di waktu pigging yang ampuh dan apa saja parameter yang di perhitungkan di aktu pigging buat gas line dan crude line,minta tolong
pencerahannya dan bagi2 ilmunya di dunia pigging me migging,thanks.

Tanggapan 1 – Autumn Batara

Pak Rahmad,

Biasanya Pig di run sesuai dengan velocity fluida pada pipeline yang sedang di Pig. Pada umumnya 1- 5 m/sec untuk liquid line dan 2 – 7 m/sec untuk gas line. (dengan mengetahui velocitynya maka travel time bisa didapatkan kan?).

Dalam buku offshore Pipeline (karangan Boyun Guo) dia merekomendasikan velocity of driving fluids antara 3 – 5 feet per second. bersama email ini saya lampirkan recommended pigging pressure and flow rates yang saya ambil dari buku tersebut.

Mengenai parameter yang perlu diperhatikan, yang pertama saya pikir adalah Untuk apa pigging tersebut dilakukan? apakah bapak melakukan pigging pada line yang sudah beroperasi atau pada line yang dalam tahap konstruksi and precommissioning? hal tersebut akan menentukan pemilihan jenis pig yang akan Bapak gunakan dan prosedur pelaksanaannya. Parameter lain adalah kondisi pig itu sendiri beserta pig launcher and receivernya!

Mungkin bisa lebih detail agar pakar pigging, pipeline engineer dan pipeline operator bisa memberi masukan yang benar-benar mencerahkan.

Tanggapan 2 – Adhia ‘James’ Utama

Pak Rahmad,

Ada persamaan sederhana untuk menghitung travel time pig untuk gas line.
Persamaan ini saya dapat dari salah satu operator migas.

velocity = (F * 0.09) / (P * A)

dimana:

F : flow rate MMSCF

P : pipeline pressure

A : cross section area

Tinggal dicocokan saja dengan satuan masing besaran dalam persamaan itu.

Mudah2an sedikit menjawab, klo untuk oil pipeline, masih blom ada pencerahan…sorry…

Tanggapan 3 – Oktorius Kosasih

Pak James,

Maaf Pak, satuan untuk velocity, pressure, dan cross section areanya apa yah? Terima Kasih.

Tanggapan 4 – Rony Rahmat Saputra

Pak Rahmad,

Mau nimbrung Pak, untuk menghitung pig travelling time saya biasanya memakai matematika biasa, volume pipeline dibagi dengan rate harian dan ditambahkan dengan safety faktor sekitar 10% dari perhitungan.

Untuk pipeline minyak, karena fluktuasi pumping rate dari booster station biasanya dihitung setiap jam, maka asumsi pig traveling time dihitung berdasarkan pumping rate terakhir.

Mudah-mudahan bisa sedikit memberi pencerahan. Mohon tanggapan dari teman-teman sekalian.

Tanggapan 5 – Yudhistira Hayuatma

Sebenarnya untuk oil lebih mudah lagi.

Rumus umumnya simple:

velocity = Rate / cross section area.

Untuk liquid seperti oil tinggal masukkan ratenya karena tidak kopressible.

Untuk gas lebih repot karena kompressible, jadi harus dihitung dulu true ratenya (bukan rate dalam standard condition, tapi dalam kodisi tekanan dan suhu dalam operasi pigging).
perlu diingat pasti ada fuida yang melewati pig, jadi kecepatan pig lebih lambat sedikit dari itungan diatas.

Share This