Select Page

Surging kontrol berfungsi untuk mengontrol kompressor bekerja di area yang aman dengan mengambil data Flow vs Pressure (mungkin bisa dilihat di surge area untuk kompressor anda), secara otomatis surging kontrol mengoperasikan kompressor anda pada area aman (tidak terjadi surging) dengan melakukan bukaan terhadap Blow off valve atau menutup Guide Vane (Intake valve).

Tanya – Dedi Zulfan

Bapak2 yang expert,

Mohon pencerahan terhadap kasus berikut :

Untuk supply compressed air ke Plant, kita menggunakan 3 centrifugal compressor dengan penggerak motor yang dipasang paralel. Dari tiga compressor tsb, salah satunya sebagai stand-by unit.

Dengan setting pressure di header line pada 8.9 kg/cm2g, 2 kompressor jalan dengan kondisi operasi yang kurang lebih sama sbb :

– Blow Valve opening = 0% (fully closed)

– Inlet Valve opening = 100% (fully opened)

– Discharge pressure = 9.1 kg/cm2g

– Discharge flow = 2240 scfm

– Motor Ampere = 92 amp

Ketika salah satu kompressor tsb bermasalah, kemudian akan digantikan dengan stand-by unit. Saat dijalankan, kondisi operasi dari kompressor stand-by tsb adalah sbb :

-Blow-off valve opening = 60%

-Inlet valve opening = 40%

-Discharge pressure = 9.15 kg/cm2g

-Discharge flow = 2200 scfm

-Motor ampere = 90 amp.

Saat discharge dari kompressor stand-by tsb akan dimasukkan ke header dengan membuka valve discharge line tie-in dan menutup blow-off valve, ampere motor terus turun sehingga blow-off valve selalu membuka kembali, dan kompressor tsb tidak bisa masuk ke system untuk menggantikan unit yang bermasalah.

Dengan kondisi operasi yang kurang lebih-sama, sebelumnya tidak pernah ada masalah untuk memasukkan kompressor stand-by ke dalam system yang sedang jalan dengan 2 kompressor seperti pada kasus tsb.

Tanggapan 1 – Fajars

Pak Dedi,

Apakah kompressor anda menggunakan surging control automatic?

Jika ya, maka lihat dulu apakah instrumentnya yang masuk ke surging kontrol sudah terkalibrasi dengan benar?

Jika semua instrument sudah bagus kemungkinan konversi pressure dan flow untuk mendapatkan di area aman kompressor tidak benar.
Surging kontrol berfungsi untuk mengontrol kompressor bekerja di area yang aman dengan mengambil data Flow vs Pressure (mungkin bisa dilihat di surge area untuk kompressor anda), secara otomatis surging kontrol mengoperasikan kompressor anda pada area aman (tidak terjadi surging) dengan melakukan bukaan terhadap Blow off valve atau menutup Guide Vane (Intake valve).

1. Kesalahan memasukkan data ke surge kontroller juga bisa menyebabkan loading kompressor tidak maksimal.

2. Bisa kemungkinan terjadi konfigurasi surge kontroller berganti ke default setting (bukan setting dari vendor kompressor tetapi ke setting vendor surge kontroller), karena sebab power failure atau power dip.

3. Adalah hal/kesalahan umum bisa juga terjadi jika Flowmeter yang digunakan Orifice atau Venturi dikonfigunari Linier (tidak Squareroot)

Note:

Ada vendor kompressor mengunakan data input ampere (bukan flow) dan pressure sebagai pembanding untuk menentukan surge area compressor, jika hal ini terjadi perlu dibandingkan ampere yang sesungguhnya di motor dengan ampere input yang masuk ke surge kontroller sudah sama.

Tanggapan 2 – Pranoto Hutomo

Pak Dedi,

Bila dilihat dari data2 yang diberikan, beda antara discharge pressure dan header pressure sangat kecil. Untuk itu, perlu diyakinkan bahwa besarnya discharge presure kompresor stand-by sudah betul. Dalam hal ini dapat dilakukan pengukuran dengan pressure test gauge terhadap discharge pressure kompresor stand-by, kompresor yang lagi jalan, dan header pressure dan evaluasi hasilnya.

Setuju dengan pendapat Pak Fajar, bahwa beberapa kompresor menggunakan data input ampere untuk setting antisurge compressor. Untuk itu, kalau memungkinkan perlu dilakukan pengecekan ulang terhadap setting (ampere) antisurge kompresor stand-by dan bandingkan dengan kompresor yang lagi jalan.

Semoga membantu.

Share This