Select Page

Sebaiknya kita tidak satu antrian dengan motor yang mengisi bensin jerigenan. Dan sebaiknya motor pembawa jerigen bensin di dorong dan dijauhkan dari pompa pengisian.

Pembahasan – Ahmad Mujib

Sekilas info, supaya kita lebih berhati-hati pada saat berada di SPBU.

From: Amirudin, Abdullah

Pertengahan Minggu kemarin, sktr jam 17.30 lewat, pulang kerja ngisi bensin di POM Bensin Gerogol Cilegon. Pom bensin ini termasuk yang banyak disinggahi pengguna kendaraan karena posisinya strategis dekat dengan pintu masuk tol dan keluar masuknya kendaraan dari lokasi industri.

Dibarisan antrian dibelakangku salah satunya adalah sepeda motor Honda bebek yang membawa Jerigen dibelakangnya. Ini adalah Wirausahawan Pengecer bensin untuk daerah yang agak jauh dari Pom bensin, seperti Mancak, Ciwaduk dan Serdang.

Selesai ngecor ngisi bensin, masuk tol dan pulang.

Besoknya paginya lewat jalan gerogol, Pom bensin sudah di yellow tape police line karena terbakar. Koran lokal mengabarkan penyebab kebakaran adalah sepeda motor Honda bebek pembawa Jerigen Bensin yang terbakar pada waktu dinyalakan (engkol/selagh). Root causenya mungkin karena tetesan bensin yang mengenai kabel busi yg terbuka dan menimbulkan percikan pada saat motor di selagh…steel on police investigation.

Kesimpulannya: Sebaiknya kita tidak satu antrian dengan motor yang mengisi bensin Jerigenan. just wanti-wanti. Dan sebaiknya motor pembawa Jerigen bensin di dorong dulu, dijauhkan dari pompa pengisian.

Tanggapan 1 – nessam amar

Sepertinya penyebabnya adalah static electricity , seperti yang ditunjukkan di Beacon process safety bulan agustus 2006. Berhati-hatilah kalau masuk pom bensin jika ada yang ngisi pake drum atau jerigen.

Tanggapan 2 – Crootth Crootth

Mas Essam

Saya pernah melakukan perhitungan nyala bensin dengan temperature normal (34 degC) di Indonesia yang 60 – 90 % kelembabannya, hasilnya KECIL KEMUNGKINAN terjadi penyalaan bensin karena STATIC ELECTRICITY, kecuali suhu naik hingga 45C dan kelembaban turun hingga di bawah 35%.

Jadi saya menduga PENYALAAN MOTOR lah sebagai penyebabnya. Butuh investigasi kecelakaan profesional untuk membuktikannya.

Tanggapan 3 – Edyson Simorangkir

Mas Crootth,

Saya setuju dengan dugaan bahwa ‘ Penyalaan Motor ‘ sebagai sumber panas/api, ( mungkin ada kabel terluka / bocor yang mengenai massa, atau tutup busi ( plug ) tidak baik/tight, atau letupan diujung knalpot karena pembakaran tidak sempurna. Kemudian terjadi penguapan dari tetesan premium, sedang disekitar mesin motor udaranya panas ( konveksi ) menambah sempurnanya ‘ flammable range ‘

Tanggapan 4 – kokok

Pak DAM,

Numpang tanya, kalau tidak salah terjadinya efek Static Electricity adalah pindahnya elektron dari satu atom ke atom lain seperti sisir yang digesek gesekan ke tangan. Dalam hal proses aliran petroleum product melalui pipa / selang bisa saja timbul static electricity walaupun kelembaban 60 – 90 % dan temp 34C asal beberapa syarat terpenuhi.

Untuk pengisian bensin ke dalam jerigen, mungkin saja sudah ada proses static electricity namun belum cukup untuk membentuk ‘field strength’ & menimbulkan ‘discharge of static electricity’ bila ada benda asing yang masuk karena ukuran jerigen yang relatif kecil dan laju alir bensin dalam selang relatif rendah, CMIIW.

Tanggapan 5 – Crootth Crootth

Mas Kokok

1. Mohon dibaca sekali lagi jawaban saya di bawah: Saya sama sekali tidak menyatakan tidak terjadi STATIC ELECTRICITY dalam kasus pengisian bensin. Yang saya nyatakan adalah KECIL KEMUNGKINAN static electricity menjadi penyebab PENYALAAN. Kalau anda mengenal dengan baik persamaan Le Chatelier untuk menghitung LFL dan UFL suatu mixture flammble dan hasil penelitian US Bureau of Mines – Zabetakis – tentang pengaruh inert, tentu saya tidak usah menjelaskan panjang lebar di sini.

2. Saya justru ingin menanyakan balik apa yang anda maksud ‘beberapa syarat terpenuhi’?? pada jawaban anda di bawah ini.

Share This