Select Page

Standard dan acuan apa sajakah yang bisa diaplikasikan untuk mendesign suatu piping system di Offshore. Jika diketahui Flow rate, Pressure,Temp dan Servicenya: 1. Bagaimana menentukan size pipa2 tsb? ; 2. Faktor2 apa saja yang mesti diperhitungkan? ; 3. Jika Servicenya adalah Water,Oil,Gas atau steam bagaimana penentuan materialnya?

Tanya – Deny Breigg

Dear para Milister,

Langsung saja, saya mau tanya apakah subject diatas pernah dibahas di Milis Migas? Kl belum, saya mau tanya Standard dan acuan apa saja kah yang bisa diaplikasikan untuk mendesign suatu piping system di Offshore.

Jika diketahui Flow rate,Pressure,Temp dan Servicenya..

1. Bagaimana menentukan size pipa2 tsb?

2. Faktor2 apa saja yang mesti diperhitungkan?

3. Jika Servicenya adalah Water,Oil,Gas atau steam bagaimana penentuan materialnya?

Mohon petunjuk jika ada refferensi buku atau website yang praktis utk mempelajari Hal ini…
Terimakasih.

Tanggapan 1 – Arif.Wibisono@ikpt

Saya belum begitu jelas dengan pertanyaan mas Denny?

‘Offshore Application’ itu maksudnya apa?

Apakah piping system di offshore structure (platform, FPSO, dll) atau submarine/subsea pipeline?

Kalo yang dimaksud adalah submarine/subsea pipeline, bisa lihat di DNV OS F101 termasuk versi terbarunya atau lihat dibukunya Andrew Palmer, Mouselli, Yong Bai, dll.

Semoga membantu & maaf kalo jawaban kurang pas dengan apa yang ditanyakan.

Tanggapan 2 – Deny Breigg

Terimakasih Responnya Pak..

Yang saya maksud adalah, Piping pada Offshore Platform..
Bukan Pipeline (or Subsea Pipeline).
Untuk Utilities System yang ada di Platform (bisa Drilling or Production).

Tanggapan 3 – Rendy Hermawan

Pak Deny,

Untuk standard mungkin anda bisa pakai API RP 14E untuk pipe sizing, material selection.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Januari 2008 dapat dilihat dalam file berikut:

Share This