Select Page

Test pada Bejana Tekan bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu : 1. Hydro test, mengisi FULL bejana tekan dengan air, kemudian diberi pressure sebesar 1.3 x MAWP (Maximum Allowable Working Pressure) ; 2. Pneumatic Test, mengisi FULL bejana tekan dengan udara bertekanan, kemudian diberi pressure 1.1 x MAWP. MAWP bisa diketahui pada Name Plate bejana tekan tersebut.

Tanya – Totok Sriyanto

Selamat siang,

Saya mohon bantuan ttg aturan compressor test (bejana tekan)?

Ditempatku ada drill contactor yang baru akan melakukan pengeboran dg compressor sbg pendukungnya. Apakah ada ttg tes yang harus dilakukan untuk itu ? (keperluan mereka hanya sampai 200 psi).

Atas bantuannya kami ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – supriyatno_gatot

Tes yang diperlukan adalah untuk meyakinkan bahwa bajana tekan yang digunakan mampu dan aman dioperasikan pada tekanan tertentu (200 psi). Yang perlu dilakukan adalah : visual, dimensional, thickness survey dan menghitung ulang kekuatan bajana tekan tsb, berdasarkan hasil inspeksinya.

Tanggapan 2 – Haryo Bawono

Dear,

Test pada Bejana Tekan bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu :

1. Hydro test, mengisi FULL bejana tekan dengan air, kemudian diberi pressure sebesar 1.3 x MAWP (Maximum Allowable Working Pressure).

2. Pneumatic Test, mengisi FULL bejana tekan dengan udara bertekanan, kemudian diberi pressure 1.1 x MAWP. MAWP bisa diketahui pada Name Plate bejana tekan tersebut.

Semoga dapat membantu.

Tanggapan 3 – Yosca.Hananta@ikpt

Salam,

Menambahkan masukan Mas Haryo……..

Sesuai Standard hydrostatic test (pengetesan dengan media air) pada bejana tekan ( ASME-VIII Div 1 , UG-99 (b) note 33 ). Apabila nilai MAWP tidak didapatkan maka nilai tersebut dapat diasumsikan sebagai nilai dari design pressure system.

Design pressure didapatkan dari formula berikut:

dp = op + 30 psi or dp = op + (10%*dp) ——> whichever is the greater

dp : design pressure

op : operating pressure

psi : pound per square inchi

Referense : pressure vessel handbook – eugene f megyesy

Demikian tambahannya, smoga dapat membantu.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Januari 2008 ini dapat dilihat dalam file berikut:

Share This