Select Page

Untuk data transfer dari port printer DCS Honeywell ke PC sebenarnya mudah layaknya mengganti printer dengan PC (teorinya begitu) tapi prakteknya anda harus sedikit kerja keras untuk mendapat signal kabel data yang dari printer port DCS Honeywell ke Printer Honeywell dan signal readynya. Disitulah kuncinya. Gunakan tool seperti Serial/Paralel Port detector untuk mencari 2 kabel signal diatas.

Tanya – Harri Djati

Dear teman2 milis dan Mas Budhi,

Ditempat kerja saya akan melakukan upgrade DCS Yamatake Honeywell release 530x (turn key project tahun 1997; menurut boss saya ini sudah kuno), karena kondisinya lambat sekali. Sangat terasa bila mau pindah schematic, muncul gambarnya nyicil (bertahap) & tentu kondisi ini sangat bahaya kalau lagi plant emergency. Lagi pula printernya suka rewel & sekarang susah nyari sparepartnya. Pertanyaan saya:

1. Saya berkeinginan alarm yang timbul tidak perlu diprint tapi cukup disimpan dalam suatu hard disk sehingga saya tinggal buka di komputer untuk mengetahui kronologisnya walaupun itu kejadian beberapa tahun yang lalu. Prinsipnya paperless. Bisa tidak ya vendor melakukan ini?

2. Daily report & monthly report langsung saya ambil dari DCS, dalam bentuk file excell misalnya kemudian saya olah lebih lanjut. Apa hal ini memungkinkan?

Tapi rekan2 milis bisa juga beri masukan ke saya untuk benchmarking bila memungkinkan sekiranya hal2 yang dapat membuat lebih praktis. Maaf bila pertanyaan saya terlalu katrok (istilahnya Tukul Reynaldi saya ambil).

Terima kasih sebelumnya atas tanggapan & masukan teman2.

Tanggapan 1 – Gunawan Siregar

Rekan Jati,

Setelah memonitor ternyata belum ada yang response, saya coba jawab deh (CMIIW).

Untuk pertanyaan no.1 : Pada dasarnya vendor bisa melakukan.
Anda saja bisa, tinggal dimatikan power printernya aja, dijamin alarm tidak akan dicetak.
Cuma apakah ini benar (sesuai dgn filosofi BPCS atawa ESD atawa Loss Prevention ) ?
Terlebih bila terjadi incident/accident di pabrik, maka print-out ini penting sekali ( kami pernah mengalaminya ). Agar dirundingkan dengan berbagai pihak/departemen sebelum mengadopt paperless untuk alarm management di plant anda.

Untuk pertanyaan no.2 : Kalau DCS anda mensupport Excell, bisa saja. Kalau boleh tanya, anda bertugas di bagian mana, apakah Operations, Maintenance atau Technical (Engineering).
Nampaknya kerepotan anda lebih karena daily report (DOR) yg terbagi lagi atas Shift Report (shift siang atau shift malam), sedangkan untuk monthly kan waktunya panjang.
Selama 20 tahun bertugas di operating company, saya hanya sempat memegang YEW dan FOX-IA; sedangkan YH hanya sampai SDLC di pabriknya Isehara dulu waktu FAT Train-4 / 5 Arun LNG Expansion proyek; jadi nggak bisa banyak comment deh. Sekedar tanya, apa mau upgrade ke merek yang sama atau bisa pindah merek. Ada baiknya baca hasil riset berbagai merek DCS dari Digital Research terbitan Amrik, Research Triangle. Buku yang cukup tebal ini dulu pernah saya beli sewaktu melakukan FS untuk DCS dan disimpan di perpustakaan kantor. Mudah2an bisa sedikit membantu.

Tanggapan 2 – Harri Djati Moeljoso, Ir.

Dear Mas Gunawan,

Thanks untuk infonya.

1. Maksud saya suara alarm tetap ada kemudian operator panel melakukan trouble shooting. Namun alarm ini tidak harus saya print, cukup disimpan dalam hard disk dan bisa saya lihat kronologisnya. Kalau yang sekarang lebih dari 4 (empat) hari saya sudah tidak bisa lihat, jadi harus melihat di print out.

2. Saya di operation, kami mengarah ganti ke Honeywell Indonesia.
Tampaknya upgrade kami mulai jelas & seharusnya bisa untuk requirement tsb, karena informasi terakhir yang saya peroleh operating system menggunakan widows NT.

Tapi teman lain masih memungkinkan untuk memberi masukan.

Sekali lagi trims mas gun.

Berikut adalah tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Januari 2008

Share This