In-line instrument material SS dengan pipingnya CS diterima dan dilakukan pada dua2 platform baik piltun dan lunskoye (jumlahnya bisa ratusan). Mating flange SS dan CS bisa dipasangkan tanpa menggunakan insulation gasket / kit. Tetapi memang semua bolt dan nuts yg digunakan galvanised dan painting coating system yg digunakan cukup aman. Mungkin dua hal tersebut bisa menjaga galvanic compability-nya. Hal2 pada point diatas tidak berlaku apabila servicenya adalah sea water line.

Tanya – Eep Saeful Maftuh

Dear Millister,

Saya mau tanya, jika material yang berbeda seperti Stainless Steel bersentuhan dengan Carbon Steel ataupun dengan Galvanize, adakah efek secara material (Korosi) maupun live time…?

Dengan kata lain yang kalah duluan mana antara SS dan CS kalau bersentuhan..?

Mohon penjelasannya.

Terima kasih

Tanggapan 1 รขโ‚ฌโ€œ okto

Dear Pak Eep,

Coba membantu ya….

Inti masalah yang dikemukakan adalah Galvanic Compatibility / Dissimilar Metal Corrosion suatu proses korosi dimana material saling kontak dengan oxidizes.

Ada tiga syarat korosi galvanis terjadi: pertama ada dua logam yang secara elecreochemical berbeda, adanya konduksi dari material satu ke yg lain, dan terakhir terjadinya konduksi ion logam yang lebih anodis ke logam yg lebih katodis.

Untuk itu kita mesti mengetahui anodic index dari logam yang digunakan.

Salah satu contoh common practise sbb:

Untuk lingkungan yang ‘jelek’ seperti outdoors, kelembaban tinggi atau pinggir laut/di laut (banyak garam) beda potensial material yang kontak tidak boleh lebih dari 0,15V.

Lingkuangan Normal, seperti warehouse, tidak boleh lebih dari 0,25V.

Dan untuk lingkungan yg di-kontrol seperti ruangan yg temperatur dan kelembabannya dijaga 0,5V mungkin masih bisa diterima.

Masalah life time ya ..sangat bergantung pada laju korosi yang terjadi dan berapa allowance korosi yang ada ๐Ÿ™‚

Kalah mana SS atau CS? In short…CS….

Semoga membantu dan silahkan para pakar menambahkan atau meluruskan jika ada yang keliru.

Tanggapan 2 – supriyatno_gatot

Yang kalah duluan ya SS nya pak, karena menjadi korosi

Tanggapan 3 – Eep Saeful Maftuh

Nah lho, ada dua pendapat yang bertolak belakang, Please advice mana yang betul, Terima kasih.

Tanggapan 4 – HEPRIA NALDI

Yang benar adalah pendapat yang terakhir Pak Eef.
Jika C/S dan S/S di campur artinya bersentuhan, material s/s akan mudah korosi.
Begitu juga jika material s/s dengan galv , material s/s pasti akan kalah (mudah korosi).

Tanggapan 5 – M. Teguh

Bapak2, mas2,

Sepertinya topik ini bisa dilihat di migas indonesia .com bagian diartikel material topik SS dan CS. Di artikel tersebut bisa dilihat yang kalah CS yang lebih anodik. Juga dijelaskan cara mengatasinya.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Januari 2008 ini dapat dilihat dalam file berikut: