Select Page

Saya mau menanyakan, bagaimana menentukan jumlah block valve dalam pipeline (burried pipe) dengan data: fluid service: crude oil; flow rate: 10000 barrel/day ; Pressure design : 750 Psig; Pour point temperature : 33 deg C; oil gravity : 32 deg C; Panjang pipeline: 41000 meter.
Apakah pertimbangannya hanya maintanance pipeline?

Tanya – donald silalahi

Dear rekan2x migas

Saya mau menanyakan, bagaimana menentukan jumlah block valve dalam pipeline (burried pipe) dengan data:

fluid service: crude oil

flow rate: 10000 barrel/day

Pressure design : 750 Psig

Pour point temperature : 33 deg C

oil gravity : 32 deg C

Panjang pipeline: 41000 meter.

Apakah pertimbangannya hanya maintanance pipeline? Terima kasih sebelumnya..

Tanggapan 1 – yusuf sopyan

Pak Silalahi,

Klo tidak salah di B31.4 mengatur untuk pemasangan blok valve yaitu di major river crossing, mainline pump station, juga setiap 12 km pipeline dipasang block valve.
tujuannya selain kearah maintenace, diantaranya adalah: mencegah terjadinya backflow untuk kontrol operasional jika terjadi kebocoran, mempercepat proses perbaikan.

Untuk detailnya mungkin teman2 yang lain yang lebih mumpuni bisa urun pendapat?
Semoga membantu.

Tanggapan 2 – Dafi

Pertimbangannya banyak pak, gak hanya maintenance, sepengetahuan saya yg utama adalah safety (karena ada ketentuan pada lokasi2 tertentu block valves ini harus remotely operated atau otomatis)

Kalo lihat servicenya yg liquid, bapak bisa mengacu ke ASME/ANSI B31.4 par 434.15 (Onshore) atau di par. A434.15 (offshore), disitu di jelaskan misalnya,blok valves harus diinstal pada

1. masing2 upstream dan downstream pada setiap river crossing,

2. masing2 upstream dan downstream pada setiap public water supplies reservoir

3. mainline pump station

4. pada lokasi2 dg terrain/countour yg memungkinkan terjadinya back flow (boleh juga diinstall check valves)

5. pada setiap 7.5mile (12 km)

Mungkin ada koreksi atau tambahan dari rekan2 yg lain, monggo.

Share This