Select Page

Bagaimana caranya jika kita ingin mengecek kebocoran intercooler sebuah kompressor tanpa menyetop kompressor tsb(kompressor online) ? Kompressor ini mengkompresikan fuel gas dan menggunakan intercooler dg pendingin air laut, shg jika intercooler tube-nya bocor maka air laut akan mengkontaminasi fuel gas dan air laut tsb akan merusak kompressor. Sehingga deteksi dini kebocoran tube sangat penting.

Tanya – Fachry

Rekan-rekan ysh

Mohon advise,

Bagaimana caranya jika kita ingin mengecek kebocoran intercooler sebuah kompressor tanpa menyetop kompressor tsb(kompressor online) ?

Kompressor ini mengkompresikan fuel gas dan menggunakan intercooler dg pendingin air laut, shg jika intercooler tube-nya bocor maka air laut akan mengkontaminasi fuel gas dan air laut tsb akan merusak kompressor. Sehingga deteksi dini kebocoran tube sangat penting. Mohon advise –nya.

Tanggapan 1 – farabirazy albiruni

Dear Pak Fachry,

Kalo kasus kayak gini, metode konvensional NDT agak sulit. Anda bisa gunain metode advance NDT seperti radioisotope tracer ato accoustic emission untuk tau bocor apa tidak. Untuk penentuan posisi bocoran dengan radioisotop tracer di intercoolernya juga agak sulit karena lokasi pemasangan sensornya gak mungkin di lakukan pada individual tube tapi hanya di outlet intercoolernya saja. Kalo dengan AE juga agak sulit karena interferensi noise dari kompressornya..

Tanggapan 2 – setia yadi

Mas Facry,

Jika tekanan pendingin (air laut) lebih rendah daripada gas yang dikompressi, maka dalam air laut akan terjadi gelembung/ 2 phase. buka saja drain dan check apakah ada gas yang keluar. Jika menggunakan pendingin closed loop (sweet cooling water) akan mudah dideteksi dari pressure indicator yang hunting (naik turun tdk stabil).

Jika tekanan air laut lebih besar daripada tekanan gas, maka check condensate ( atau air yang terkondensasi di fasa gas downstream intercooler) apakah ada indikasi Cloride. Cloride content air laut diatas 10,000 ppm.

Tanggapan 3 – Fachry

Pak Setia yadi,

Apa yang dimaksud dengan pendingin closed loop (sweet cooling water) ? bisa di jelaskan bagaimana fenomena pressure indicator yang hunting di intercooler tsb jika terjadi bocor?

Pak Setia,

Bisakah jelaskan fenomena adanya indikasi cloride jika air laut masuk ke fuel gas? dan bagaimana kita mengeceknya?

Tanggapan 4 – setia yadi

Sweet Cooling System yaitu media pendingin (cooling water) disirkulasikan, dan didinginkan kembali oleh media pendingin yang lain. Kalau sea water cooling biasanya one-trhough atau sekali lewat (dikembalikan ke laut).

Untuk closed loop system ini dibutuhkan pompa yang mensirkulasi, kalau ada indikasi gas dalam cooling water, maka pressure suction pompa akan naik turun tidak stabil, seperti kavitasi.

—-

Jika air laut masuk dalam gas, mungkin pada awalnya air laut akan sedikit terevaporasi sebab temperatur gas cukup tinggi, namun setelah proses pendinginan di intercooler, temperatur gas akan turun dan air laut akan terkondensasi sambil membawa kembali garam2nya. Garam2 ini sebagian besar adalah NaCl, maka bisa dicheck kandungan cloridenye dengan menggunakan methoda analisis titrasi atau spectrofotometri / colorimetry di Laboratorium.

Bila darurat, ya dirasakan saja. Kalau asin berarti air laut.. (serius).

Tanggapan 5 – Fachry

Pak Setia,

Untuk saran yg mengecek kandungan cloride, bagaimana caranya jika kompresor tetap online pak ? karena berarti kan garam tsb di sisi fuel gas (karena tek air laut lebih tinggi dari fuel gas).

Tanggapan 6 – setia yadi

Setelah intercooler, pasti dipasang scrubber atau separator sebelum masuk lagi ke kompressor tahap lanjut (2nd stage). Nah, mas facri ambil sample liquidnya melalui drain atau sampling point 200-300 cc saja, mas.

Kalau ditempat Bapak tidak ada laboratorium, rebus saja air (kondensate) tsb, sampai menguap seluruhnya, lalu perhatikan apakah ada garam atau tidak. Garam warnanya putih mas, dan rasanya asin. Gak papa, jangan takut..

OK, mas selamat mencoba.

Share This