Select Page

Saya mau tanya dengan data -data berikut : 1. Putaran motor : n = 1500 rpm; 2. daya motor P = 7.5 kw (out put); 3. perbandingan transmisi roda gigi , i = 4; 4. factor koreksi, fc = 1.5; 5. diameter asumsi semetara 2 roda gigi lurus tersebut adalah d1=150 mm, d2=100 mm; 6. kecepatan linear rencana, v = 0.05 m/det; 7. beban angkut, kapasitas gentry crane , C = 7.5 ton

Tanya – Sonny Hadi

Saya mau tanya dengan data -data berikut

1. Putaran motor : n = 1500 rpm

2. daya motor P = 7.5 kw (out put)

3. perbandingan transmisi roda gigi , i = 4

4. factor koreksi, fc = 1.5

5. diameter asumsi semetara 2 roda gigi lurus tersebut adalah d1=150 mm, d2=100 mm

6. kecepatan linear rencana, v = 0.05 m/det

7. beban angkut, kapasitas gentry crane , C = 7.5 ton

Pertanyaannya untuk design penggerak gentry crane tersebut / bukan bagian angkat lifting tapi penggerak roda bawahnya adalah :

1. Apakah asumsi diameter roda gigi tsb benar

2. Berapa jumlah gigi, z?, masing-masing roda gigi?

3. berapa modul , m ?

4. berapa diameter poros yang sesuai?

5. bagaimana pemelihan materialnya?

6. sudah cukupkah data data tersebut diatas

7. Adakah software program aplikasi tersebut?

8. Referensi tambahan yang lain?

Tanggapan 1 – Indera Sadikin

Pak Sonny,

Kelihatannya Bapak rencana pakai spur gear ya? Kelihatannya parameter designnya kurang tepat.

1-3. Untuk speed 0.05 m/sec seharusnya rasio gear i > 100. Speed 0.05 m/sec yang Anda pilih rasanya terlalu rendah. Apakah ada alasan khusus dalam memilih speed?

4. Diameter poros harus dihitung berdasarkan konfigurasi wheel, shaft, dan bearing.

5. Material shaft biasanya saya pakai S45C.

6. Pak Sonny bisa tambahkan data lebar rel karena berhubungan langsung dengan diameter roda.

Semoga membantu.

Tanggapan 2 – Sonny Hadi

Maaf V adalah kecepatan putar bukan linear dan itu saya dapat hitung sebetulnya adalh 0.13 m/s tapi saya mau yang lebih lambat lagi dengan koreksinya 0.5 kali maka jadi 0.05 m/s.
Dan i rencana 2 – 4 (diambil 4) Untuk lebar rel adal : 50 mm

Tanggapan 3 – Firli Mustari

Dear Mas Sonny,

Kalo melihat dari data2 yg mas Sonny berikan saya kira sudah lumayan cukup.
Melihat kasus yg mas tanyakan saya jd teringat kembali dengan mata kuliah Elemen mesin dulu, saya coba membantu memberi sedikit masukan walaupun tidak semua saya ingat metode mendesain suatu elemen mesin kira2 sbb :

1. Asumsi diameter roda gigi (RG) berkaitan erat dengan jumlah RG serta perbandingan putaran
yg ingin saya tanyakan apakah n1 = 1500 rpm adlh jml putaran u/ RG d1 atau u/ d2 ? anda bs gunakan rumus ini : n1/n2 = d1/d2

2. Jmlh gigi pd msg2 RG dapat ditentukan berdasarkan perbandingan transmisi serta serta perbandingan jmlh putaran (n). Dgn catatan anda hrs tahu jmlh gigi minimum dlm mendesain komponen tsb kira2 14 buah.

3. Modul ditentukan berdasarkan jumlah gigi serta pebandingan transmisi.

4. Menentukan diameter poros kita harus mengetahui brp kecepatan putar poros tsb, moment puntir, serta tegangan2 yg terjadi pd material poros ybs.

5. Menentukan jenis material yg cocok u/ digunakan boleh berdasarkan beban, kekuatan, tegangan yg terjadi.

6. Masalah software yg bs digunakan u/ mendesain ini saya belum tau mungkin u/ desain sederhana dpt menggunakan Catia, Matlab (u/ analisis tegangan), Pro-Eng, Mech-Deskt, etc.

7. Reference buku, saya kira mas boleh baca ke buku2 tentang desain mesin karangan ‘Niemann’, ‘ Sularso’, etc.

Maaf mas Sonny ulasan saya terlalu dangkal u/ mendesain suatu elemen mesin, saya sdh agak lupa. Mudah2an ada rekan2 yg lbh advanced menerangkan secara lbh detail lg tentang hal ini.
Buat rekan2 Mechanical Engineer, mohon dikoreksi dan ditambahkan lbh detail lg agar tidak salah jalur.

Tanggapan 4 – Mardefi Andri

Pak Firli,

Sedikit koreksi pak,

Seharusnya n1/n2 = dp2/dp1 ( dp = diameter pitch)

Tanggapan 5 – Sonny Hadi

Ya, n1 = 1500 rpm untuk putaran RG1

Dan setuju d1/d2 = Z1/Z2 = n2/n1 = i, jadi saya dapat diameter d1 dan d2, dan dari table pemilihan modul , m = 3 saya juga sudah dapat, poros lagi saya hitung, Jarak poros saya asumsi , a = 200 mm

n1 = 1500 rpm,

n2 = 750 rpm, pertanyaan saya selanjutnya,

1. Dari keluaran (output) n2 tersebut, kira-kira bagaimana konversinya ke kecepatan linear di rel (berapa ya kecepatannya / bagaimana menghitungnya?)

2. sudah cukupkah saya mereduksi hanya dengan 2 roda gigi lurus standard jika saya ingin kecepatan linear v = 200 mm/sec.

By the way thanks ref. info bukunya (saya juga lagi pegang baca-baca : Sularso – Kiyokatsu Suga dan G.Niemann) kalo ada software yang gratisan saya boleh dibagi.

Share This